Sabtu, 18 Januari 2020


Pemkab Gelar Safari Persiapan Natal di Nanga Nyuruh

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 58
Pemkab Gelar Safari Persiapan Natal di Nanga Nyuruh

FOTO BERSAMA - Bupati, Sekda, dan rombongan Safari Persiapan Natal, foto bersama dengan umat di Desa Nanga Nyuruh. IST

NANGA PINOH, SP – Pemkab Melawi menggelar Safari Persiapan Natal Di Dsa Nanga Nyuruh Kecamatan Ella Hilir, kemarin. Kunjungan di desa tersebut menjadi penutup dari rangkaian Safari Persiapan Natal yang digelar Bupati Melawi, Panji.

 Safari Persiapan Natal di Desa Nanga Nyuruh dipusatkan di Gereja Katolik Santo Andreas Stasi Nanga Nyuruh.  Bupati Melawi, Panji hadir bersama Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono serta sejumlah kepala OPD. 

Dalam rombongan tersebut, Pastor Paroki Santo Petrus Ella Hilir, Romo Isnadi  ikut mendampingi.

“Safari Persiapan Perayaan Natal menjadi yang terakhir dalam rangkaian safari tahun ini di Desa Nanga Nyuruh,” kata Panji.

Ia menyampaikan harapan dengan datangnya perayaan Natal agar dipersiapkan dengan baik secara pribadi maupun keluarga, sehingga Natal bisa dirasakan dengan semaksimal mungkin maknanya.

“Perayaan Natal, kita ingin bagaimana menemukan nilai religius atau nilai dasar dari perayaan Natal itu sendiri. Kita mengingatkan masyarakat serta diri kita sendiri serta gereja dan umat, agar persiapan dilakukan dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Merayakan Natal, kata Panji, tidak harus dilakukan dengan berlebihan, seperti pesta pora. Ia tak menginginkan hal tersebut menjadi tujuan utama perayaan Natal nantinya. Yang diharapkan bagaimana makna Natal bisa didapatkan dengan maksimal.

“Pemerintah juga memberikan dorongan dan dukungan serta harapan agar masyarakat sungguh-sungguh melaksanakannya,” ucapnya.

Menurut Panji, Safari Persiapan Natal ini digelar, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Sehingga dalam Safari Natal ini juga, diikuti kepala OPD yang ada kaitannya dengan kepentingan masyarakat.

“Seperti di antaranya hadir dari dinas Pendidikan, kesehatan, DPMD hingga perkebunan dan pertanian yang ada kaitannya dengan masyarakat. Ini agar instansi bisa melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan apa yang menjadi persoalan mereka,” jelasnya. (eko/lha)