Jelang Imlek, Permintaan Daging Babi di Kabupaten Mempawah Meningkat

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 1434

Jelang Imlek, Permintaan Daging Babi di Kabupaten Mempawah Meningkat
KIOS DAGING BABI – Menjelang Imlek pada 8 Februari 2016 mendatang, pedagang di kios daging babi di Pasar Sungai Pinyuh mengaku terjadi peningkatan permintaan masyarakat pada daging babi. Jika pada hari biasa daging babi laku berkisar 30 kg-40 kg, namun ki
MEMPAWAH, SP – Tren konsumsi masyarakat pada daging babi menjelang tahun baru Imlek yang akan jatuh pada 8 Februari 2016 kian tampak. Di Kabupaten Mempawah, para pedagang daging babi mengaku sudah merasakan peningkatan permintaan masyarakat pada daging babi. Warga sudah mulai berbondong-bondong mendatangi kios-kios pemotongan daging babi di kawasan Sungai Pinyuh, Minggu (31/1).

Akian (40), satu di antara pedagang di kios pemotongan daging babi di pasar Sungai Pinyuh membenarkan bahwa menjelang hari-hari besar seperti Natal dan Imlek terjadi peningkatan permintaan masyarakat pada daging babi.
"Untuk hari-hari biasanya, permintaan dari warga untuk daging babi ini sekitar 30 kg-35 kg. Sementara jika hari-hari besar seperti Natal dan Imlek, biasanya banyak mengalami peningkatan bahkan bisa sekitar 80 kg-90 kg," kata Akian.

Akian mengatakan bahwa hingga saat ini harga daging babi belum mengalami kenaikan. Namun biasanya jika sudah mendekati hari H-nya, harga daging babi bisa naik. "Saat ini harga daging babi sekitar Rp 50 ribu per kilogram. Sementara untuk tulang Rp 40 ribu kg. Namun jika sudah mendekati hari H, diperkirakan akan mengalami kenaikan," kata Akian.

Akian mengaku mendapat pasokan daging babi dari para peternak babi di kawasan Sungai Pinyuh. "Jadi, saya mengambil daging babi kepada para peternak di Mempawah dan biasanya mereka yang mengantarnya," kata Akian.

Disinggung soal harga daging babi per ekornya, Akian mengatakan bahwa harganya beragam, tergantung pada berat babi tersebut.  "Harga babi per ekornya beragam," kata Akian.

Tersedia 7.100 Ekor

Sementara Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (P3K) Kabupaten Mempawah, Buntaran mengatakan, stok daging babi menjelang perayaan tahun baru Imlek 2567 atau pada 8 Februari 2016 di Mempawah, cukup.

"Stok daging babi dari para peternak di Mempawah sekitar 7.100 ekor babi," kata Buntaran. Buntaran memperkirakan kebutuhan menjelang imlek dari beberapa kecamatan di Mempawah mendatang sekitar 876 ekor babi. "Seperti di Sungai Pinyuh diperlukan 300 ekor, Sungai Kunyit 250 ekor,  Toho, Sadaniang, Siantan dan Segedong sekitar 326 ekor," kata Buntaran.

Buntaran mengatakan, biasanya menjelang hari-hari besar seperti Imlek terjadi kenaikan harga. "Jadi, diperkirakan tahun ini harga babi diperkirakan bakal akan mengalami kenaikan jika dilihat dari perayaan sebelumnya," kata Buntaran. (ben/bah)