ABK Kapal Muara Jaya yang Hilang Ditemukan Tewas

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 1150

ABK Kapal Muara Jaya yang Hilang  Ditemukan Tewas
EVAKUASI - Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi jenazah Soleh (21), ABK KM Muara Jaya yang hilang, di Dermaga TPI, Nipah Kuning, Pontianak, Minggu (20/3). SUARA PEMRED/YOLANDA SARI

PONTIANAK, SP -
Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, Wawan alias Soleh (21), Anak Buah Kapal (ABK) KM Muara Jaya yang hilang, akhirnya ditemukan, Minggu (20/3) pagi. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa.

Jasad korban pertama kali ditemukan nelayan lokal saat akan melaut.
KM Muara Jaya sebelumnya terbalik dan tenggelam di Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah, Jumat (18/3) sekitar pukul 08:35 WIB.

Kapal naas tersebut membawa 13 ABK, di mana 12 ABK di antaranya ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan satu lainnya dinyatakan hilang.

"Korban ditemukan oleh nelayan yang kemudian memberitahukannya kepada tim SAR. Ditemukan di koordinat 0* 03' 29,78" N - 109* 54,13" E, sekitar satu mil dari lokasi kejadian, yakni di kawasan muara Jungkat, Sungai Kapuas," kata Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) XII Pontianak Brigadir Jenderal TNI (Mar) M Hari, Minggu (20/3).

Tim SAR Lantamal XII, Basarnas Kalbar, Polair Polda Kalbar serta nelayan lokal, selama tiga hari terakhir melakukan pencarian terhadap ABK yang hilang tersebut.

Selanjutnya, tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sungai Rengas, untuk diidentifikasi oleh pihak keluarga dan para ABK KM Muara jaya yang selamat.

"Saat ini jenazah korban KM Muara Jungkat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar untuk dilaksanakan proses visum, selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga," ungkap Hari.

Adapun kronologis kecelakaan kapal tersebut, setelah KM Muara Jaya berangkat dari Dermaga TPI Nipah Kuning Pontianak menuju ke laut, tiba-tiba posisi kapal miring ke kanan sehingga terbalik, dan tenggelam sekitar pukul 07.40 WIB.

"KM Muara Jaya sempat mendapatkan pertolongan dari Tug Boat Samudra Sindo 11 yang berada dekat lokasi KM itu, dengan memberikan tali dan menarik untuk membuka haluan dengan tujuan menyelamatkan ABK. Karena kondisi arus sungai sangat deras sehingga KM tersebut tidak bisa diselamatkan," ujarnya.

Humas Kantor SAR Pontianak, Untung menyatakan, dalam upaya pencarian itu, Basarnas Pontianak menurunkan satu Tim Rescue menggunakan sebuah Kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) dan sebuah Rescue Dmax, lengkap dengan peralatan evakuasi.

Selain melakukan penyelaman, Tim SAR Gabungan juga melakukan upaya membalikkan badan kapal yang tenggelam untuk menemukan ABK yang hilang. Namun, setelah berhasil membalik kapal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan ABK tersebut.
 "Tidak juga ditemukan, selanjutnya badan kapal tersebut ditarik dan diikat menuju Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pontianak," jelasnya. (yoo/ind)