Operasi Bersinar 2016, Aparat Polsek Mempawah Hilir Jaring 4 Pasangan Mesum

Mempawah

Editor sutan Dibaca : 2023

Operasi Bersinar 2016, Aparat Polsek Mempawah Hilir Jaring 4 Pasangan Mesum
Aparat Polsek Mempawah Hilir sedang memeriksa barang bawaan tamu yang menginap di Wisma Chandra Sari, Senin (5/4) malam. (Suara pemred/ruben permana)
MEMPAWAH, SP – Jajaran Kepolisian Sektor Mempawah Hilir menemukan empat pasangan mesum yang bukan pasangan suami Istri dalam Operasi Bersih dari Sindikat Narkoba (Bersinar) 2016 di beberapa penginapan di Kabupaten Mempawah, Senin (4/5) sekitar pukul 21.30 WIB.

Empat pasangan mesum itu di antaranya ditemukan tiga tempat penginapan berbeda. Dua pasangan di penginapan Permata Indah, penginapan Chandra Sari satu pasangan dan Wisma Kalsul satu pasangan di Jalan Gusti Muhammad Taufik, Kecamatan Mempawah Hilir.

Satu pasangan yang kedapatan berduaan di Wisma Chandra Sari sempat melawan saat hendak digelandang ke Mapolsek Mempawah Hilir. Namun, akhirnya menyerah dan pasrah digiring polisi.

Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Galih Wicaksono mengatakan, Operasi Bersinar 2016 dilakukan sebagai upaya pihak kepolisian memberantas atau membasmi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kecamatan Mempawah Hilir.

“Ternyata kami menemukan empat pasangan yang bukan suami istri yang berduaan di dalam satu kamar," jelas Galih.

Galih mengatakan bahwa keempat pasangan mesum itu ternyata ada yang berasal dari warga luar Mempawah yakni Kota Singkawang dan Ketapang.

Saat disinggung soal tempat penginapan yang jadi sasaran Operasi Bersinar, Galih mengatakan bahwa kawasan  Mempawah Hilir merupakan satu diantara lokasi tempat persinggahan.

Maka, akan sangat mungkin terjadi tindakan-tindakan kejahatan di tempat penginapan yakni penyalahgunaan dan peredaran narkoba sampai berbuat mesum pada pasangan yang bukan pasangan sahnya.


"Kami langsung bawa mereka ke Polsek Mempawah Hilir dan membuat surat pernyataan untuk tak mengulanginya lagi. Jika nanti ditemukan lagi, maka akan kita kenakan tipiring (tindak pidana ringan)," kata Galih.

Satu di antara warga yang menginap di Wisma Chandra Sari, Anton mengaku mendukung upaya polisi memberantas tindakan kejahatan di Kecamatan Mempawah Hilir. Dirinya tak keberatan saat polisi memeriksa kartu identitas dan barang bawaannya.

“Saya besok mau berangkat ke Sambas untuk mengantar rokok. Jadi malamnya menginap dulu  di sini,” kata Anton yang bekerja sebagai sales rokok ini.


Anton pun berharap narkoba dapat ditekan serendah mungkin. Sebab, dampak narkoba sangat merusak bagi tumbuh kembang generasi.

“Kalau sudah terkena narkoba, maka habislah masa depan orang itu. Pecandu hanya lebih dekat berbuat kejahatan untuk memenuhi ambisinya memakai narkoba. Kita harapkan narkoba hilang dari Mempawah,” kata Anton. (ben/bah)