Kamis, 19 September 2019


Danyonif 643/Wns: Ini Wujud Bakti TNI Terhadap Masyarakat

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 822
Danyonif 643/Wns: Ini Wujud Bakti TNI Terhadap Masyarakat

GOTONG ROYONG - Warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah bersama prajurit Yonif 643/Wanara Sakti, bergotong royong membangun masjid Al Ikhlas, Minggu (20/11). (SP/Ist)

MEMPAWAH, SP- "Kami banyak belajar dari cara kerja TNI, baik dalam kerja sama maupun disiplin anggota TNI yang sangat kental di segala bidang kegiatan,"  Demikian ungkap Su'udi, warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah yang mengaku kagum dengan kekompakan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 643/Wanara Sakti, saat membangun Masjid Al-Ikhlas di lingkungan warga setempat, Minggu (20/11).

Pagi itu, warga bersama puluhan anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 643/Wanara Sakti di Desa Galang, bahu membahu membangun rumah peribadatan. Tampak jelas semangat kebersamaan di antara mereka, membaur seolah tak ada lagi sekat antara sipil dan militer.

Danyonif 643/Wns Letkol Inf Ari Dwi Nugroho, mengatakan gotong royong membangun masjid ini merupakan wujud bakti TNI kepada masyarakat. "Ini wujud bakti kami terhadap masyarakat, dan merupakan program komando tentang serbuan teritorial," ujarnya di lokasi pembangunan.

Pembangunan masjid diawali dari pondasi dan pengecoran. Butuh tenaga yang tidak sedikit agar rumah ibadah ini selesai kerjakan."Membutuhkan tenaga banyak, sehingga prajurit Batalyon Infanteri 643/Wns ikut serta dalam pengerjaan tersebut," ujarnya.

Danyonif menuturkan, bahwa dirinya telah mengintruksikan ke semua anggota untuk ikut serta. Menurutnya, kegiatan seperti ini banyak sekali manfaat yang akan dapatkan."Setidaknya kita sudah menjalin silaturahmi dengan warga sekitar," terangnya.

Dengan kegiatan bakti sosial tersebut, Danyonif berharap masyarakat dapat menjaga budaya gotong royong. Sebab inilah salah satu modal utama di masyarakat untuk terus dapat menjaga kebersamaan.

"Semoga gotong royong warga ini dapat dijadikan contoh bagi masyarakat lainnya, untuk selalu melestarikan budaya kebersamaan," harapnya. (umr)