Menyaru Sebagai Pria, Yuyun Nikahi Wanita

Mempawah

Editor Soetana hasby Dibaca : 1492

Menyaru Sebagai Pria, Yuyun Nikahi Wanita
Ilustrasi
MEMPAWAH, SP – Mantan sekuriti di counter pakaian wanita salah satu mall di Kota Pontianak, nekat menyaru sebagai pria untuk menikahi wanita asal Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Kedok Andre alias Yuyun warga Sungai Jawi, Kompleks Citra Indah, Kota Pontianak, akhirnya terbongkar, seusai ijab kabul yang dilaksanakan secara sederhana di rumah mempelai wanita, IR (26), pada Minggu (25/12).

Pihak keluarga IR, sejak awal prosesi pernikahan, secara siri, menaruh curiga kepada Andre. Sebabnya, Andre menolak memberikan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan membawa penghulu sendiri, serta membayar orang untuk berpura-pura menjadi orang tuanya.

Penata rias pengantin, Zahara juga menaruh curiga dengan sikap Andre.  “Dari pakaian dan dirias pun, pengantin priannya menolak. Itu membuat saya heran,"' ujar Zahara.

Di malam pertamanya, Andre tak bisa mengelak dari pemeriksaan pihak keluarga perempuan. "Malam itu juga Andre alias Yuyun diinterogasi pihak keluarga di dalam kamar, untuk memastikan apakah dia pria atau wanita,” ujar H, kerabat keluarga IR.

Andre semula tetap kukuh dan menolak melepas pakaian. “Yang membuat pihak keluarga makin menaruh kecurigaan," kata dia.

Upaya pihak keluarga IR akhirnya berhasil, dan mengetahui jati diri Andre sebenarnya perempuan. Pihak keluarga langsung membawa Andre ke Polres Mempawah.  

"Kita tak mengetahui jika Andre alias Yuyun tersebut merupakan wanita. Jika tahu tak mungkin kita akan melangsungkan pernikahan," tegas SU, orang tua IR, Senin (26/12).  

 Mempelai wanita, IR mengaku mengenal Andre saat sama-sama bekerja di salah satu mall di Kota Pontianak. Andre bekerja sebagai  sekuriti di toko pakaian wanita.

“Saya tak mengetahui bahwa dia itu wanita. Yang saya ketahui dia itu pria dan mantan sekuriti di pakaian wanita," ujar IR.  (ben)

Baca Juga:
Soal Tanggul Sukabaru Jebol, Ini Jawaban Dinas PU Ketapang
Korban Kebakaran, “Uang Sertifikasi Saya Hangus”
Innalillahi, Buchary A Rachman Wali Kota Pontianak 1999-2009 Meninggal