Rabu, 13 November 2019


Polisi Ringkus Pengguna Narkoba di Gedung IPDN

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 995
Polisi Ringkus Pengguna Narkoba di Gedung IPDN

Tersangka narkoba – YI dan YN, tersangka pengguna dan pengedar narkoba yang dimankan Satuan Narkoba Polres Mempawah

MEMPAWAH, SP – Satuan Narkoba Polres Mempawah meringkus dua orang yang diduga pengguna dan pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Mempawah, Rabu (31/5). Satu tersangka diamankan di gedung Istitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Mempawah yang tengah dalam pembangunan.

Kasat Narkoba Polres Mempawah, Iptu Rizal mengatakan, tersangka yang pertama ditangkap adalah YI, saat akan menggunakan narkoba jenis sabu di gedung IPDN di Jalan Raya Purun Besar, RT 07 RW 03 Kecamatan Segedong. Sebelum menangkap YI, polisi terlebih dahulu melakukan pengintaian dan penyamaran di sekitar lokasi bangunan IPDN, karena dari informasi yang didapatkan dari warga, saat pengkapan, tersangka telah berada di lokasi.

"Ketika target dipastikan sudah berada di lokasi bangunan IPDN, kita langsung lakukan penangkapan dan penggeledahan,” kata Rizal, Kamis (6/1) Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti dua paket sabu sisa pakai yang masih menempel di tabung kaca alat hisap sabu dengan berat bruto 1,19 gram serta alat hisap sabu yang diletakan di salah satu pondasi bangunan IPDN. Polisi pun kemudian melakukan pengembangan asal narkoba dari tersangka YI.

Berdasarkan pengakuannya, barang haram itu ia dapatkan dari YN, seorang wanita warga Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong. Mendapatkan informasi itu, polisi kemudian langsung bergerak menuju kediaman YN untuk melakukan penangkapan. Sesampainya di lokasi, polisi langsung mengamankan YN dan melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Hasilnya, polisi menemukan barang bukti sabu yang sempat dibuang oleh YN.

"Kami juga menemukan barang bukti alat hisap sabu yang disimpan di dalam lemari dapur,” jelas Rizal. Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Mempawah. Atas perbuatan yang dilakukan, kedua pelaku pelaku terancam Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman maksimal kurungan penjara 15 tahun.  

Sementara, Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso menegaskan akan memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. "Jangan ada yang coba-coba bermain ataupun membekingi narkoba. Jika ada yang berani, tanggung sendiri akibatnya,” tegas Kapolres. (jek/jee)