Selasa, 10 Desember 2019


Taman Mempawah Jadi Tempat Maksiat

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 902
Taman Mempawah Jadi Tempat Maksiat

Berduaan – Sepasang pemuda tengah berduaan di Taman Mempawah. Tamn yang seharusnya menjadi tempat rekreasi keluarga saat ini kerap dijadikan tempat kamsit. Selain itu kondisi taman juga tidak terurus dengan baik. suara pemred/ruben pemana

MEMPAWAH, SP – Sekertaris Gerakan Cinta Masjid Kabupaten Mempawah, Muhammad Agus menyesalkan Taman Mempawah di Jalan Daeng Manambo, Kecamatan Mempawah Hilir yang dijadikan tempat maksiat. Taman yang dibuat dengan anggaran miliaran tersebut menurut dia kondisinya juga memprihatinkan karena tidak diurus dan terkesan kumuh.

“Saya melihatnya sangat miris. Taman yang dibangun dengan anggaran miliaran, sekarang tidak terurus dan dijadikan tempat maksiat,” katanya, Senin (17/7).

Selain kerap dijadikan tempat berpacaran, Taman Mempawah juga kerap dijadikan lokasi untuk mengkonsumsi minuman keras. Kondisi ini menurut Agus bisa terjadi karena lemahnya pengawasan yang seharusnya dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mempawah di lokasi taman.

“Padahal di sekitar taman ada pos penjagaan. Namun sejak dibangun hingga sekarang, pos itu selalu kosong. Tidak ada yang jaga,” sesalnya. Karena itu, Agus berharap Pemkab Mempawah segera melakukan tindakan nyata untuk merawat Taman Mempawah dan menempatkan petugas Satpol PP agar Taman Mempawah dapat dijadikan tempat yang nyaman untuk dikunjungi masyarakat Mempawah serta menjadi salah satu kebanggan Kabupaten Mempawah.

"Jika perlu seperti di Pontianak. Taman kota dijaga dan diatur waktu yang dibolehkan untuk masuk. Petugas Satpol PP juga harus rutin mengawasi taman agar tidak dijadikan tempat maksiat," pintanya.

Sementara terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Mempawah, Agit Sugianto berjanji akan kembali melakukan patroli di kawasan Taman Mempawah.

“Sebelumnya kita sudah melakukan patroli di sana, tapi karena kendaraan operasional kita mengalami kendala, jadi pengawasan tidak bisa dilakukan. Tapi sekarang kendaraan sudah diperbaiki. Patroli akan kembali kita galakan,” janjinya. Agit mengaku bahwa saat ini tengah menyusun jadwal untuk satuannya patroli di Taman Mempawah.

“Patroli nantinya akan kita lakukan pagi dan malam hari,” jelasnya. Namun untuk menetapkan personilnya berjaga sehari penuh di Taman Mempawah, menurut Angit itu tidak bisa dilakukan karena terbatasnya jumlah personil Satpol PP yang dimiliki.

"Personil kita hanya sekitar 51 orang, satu kendaraan patroli, dan satu mobil Dalmas,"jelasnya. Angit juga berharap dengan patroli rutin yang  nanti dilakukan, Taman Mempawah akan kembali ke fungsinya menjadi taman kota yang nyaman untuk dikunjungi masyarakat bersama sanak keluarga.

“Taman Mempawah seharusnya jadi taman rekreasi keluarga, bukan malah jadi tempat maksiat,” tutupnya. (ben/jee)