Gadis Bawah Umur di Mempawah Jadi Korban Pemerkosaan Berulang Kali

Mempawah

Editor K Balasa Dibaca : 1259

Gadis Bawah Umur di Mempawah Jadi Korban Pemerkosaan Berulang Kali
Ilustrasi. (net)
MEMPAWAH, SP - Gadis bawah umur di Kabupaten Mempawah, menjadi korban pemerkosaan setelah dipaksa berhubungan badan berulang kali oleh pelaku berinisial Nur, Kamis (21/5) sekitar pukul 21.30 WIB.

Korban menceritakan, pelaku menggagahi dan mengancamnya. Aksi bejat pelaku berawal ketika korban sepulang pergi dari kegiatan Ramadan bersama sang pacar.

Di tengah jalan, korban dan pacarnya dicegat pelaku dan dituduh melakukan hal-hal layaknya pasangan suami istri.

"Saya bilang kami di sini untuk mencari teman pacar saya. Tetapi Nur tetap memaksa dan tak percaya, bahkan mengancam akan melaporkan kepada orang tua dan pihak kepolisian," kata korban, Jumat (25/5).

Karena takut dengan ancaman, korban terpaksa menuruti keinginan pelaku yang memintanya ikut dengannya.

"Saya langsung dibawa dengan menggunakan motor. Saya ditarik untuk naik motor dibawa ke orang tua. Pacar saya mencoba menghentikan namun tak bisa," jelasnya.

Rupanya, Nur tak membawa korban ke rumah orang tua. Tapi malah ke suatu tempat sepi. Di sanalah Nur melampiaskan nafsu bejatnya. Nur memaksa korban untuk melayaninya.

 Korban yang di bawah tekanan dan takut akan terjadi suatu hal seperti pembunuhan, mau tak mau mengikuti kemauan pelaku.

"Karena saya takut dibunuh. Di situ sepi dan tak ada penduduk," ujarnya.

Bukan hanya sekali, pelaku bahkan melampiaskan hasratnya kepada korban berulang kali di atas motor. Puas menggagahi, pelaku lalu mengantar korban ke dekat rumahnya.

"Setelah saya diantar. Pacar saya menelepon, saya menceritakan apa yang terjadi. Pacar saya dan temannya emosi mendengar kabar itu lalu mencari pelaku, tapi tak ditemukan," katanya.

Atas kejadian tersebut, korban bersama orang tuanya langsung melaporkan ke Polsek Mempawah Timur.  "Tadi malam saya juga sudah divisum di Rumah Sakit Dokter Rubini mempawah," jelasnya.

Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Suwanto menyebutkan pihaknya masih memgejar pelaku pemerkosaan tersebut.

"Pelaku diketahui sudah memikiki keluarga dan anak, masih dilakukan pengejaran," ujarnya.

Dari hasil visum, menunjukkan korban memang mengalami pemerkosaan. Atas kejadian ini, korban mengalami trauma.

"Maka pelaku akan dikenakan pasal berlapis, dan perlindungan anak dan lainnya. Diperkirakan di atas lima tahun penjara," katanya. (ben)