Minggu, 15 Desember 2019


Cegah Konflik Antar Warga, Kerajaan Amantubillah Gelar Mediasi

Editor:

Indra W

    |     Pembaca: 720
Cegah Konflik Antar Warga, Kerajaan Amantubillah Gelar Mediasi

Proses mediasi di Masjid Jamiatul Khair, Mempawah Timur, Rabu (20/6). (Ist)

MEMPAWAH,SP - Menanggapi adanya pertikaian antara pengawas makam dan pemilik lapak dagangan di kawasan makam Kerajaan Opu Daeang Manambon, pihak Keraton Kerajaan Amantubillah Mempawah melakukan mediasi di Masjid Jamiatul Khair, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (20/6).

Mediasi tersebut dihadiri para perwakilan kerajaan, Kapolres Mempawah, Dandim 1201/Mpw, tokoh adat, tokoh masyarakat, Kades Desa Pasir serta lainnya.

Perwakilan Kerajaan Amantubilah, Pangeran Andi Suhardi menegaskan, pengeroyokan yang terjadi di Desa Pasir adalah murni tindakan kriminal dan tak ada unsur lainnya.

"Ini murni unsur kriminal dan tak ada unsur SARA," tegasnnya dalam pertemuan itu.

Ia berharap dalam peristiwa ini semua pihak dapat terus menjaga tali persaudaraan, sesama manusia dan antar umat beragama.

"Ayo kita tetap jaga keamanan demi Negara Republik Indonesia," harapnya.

Kepala Desa Pasir, Abdul Hamid berharap melalui mediasi ini didapatkan titik terang dan permasalahan yang ada dapat diselesaikan.

"Mengenai permasalahan ini, kami serahkan kepada aparat hukum,” katanya. (ben)


  •