Pekerja Migran Tewas Mencurigakan di Malaysia

Mempawah

Editor Angga Haksoro Dibaca : 492

Pekerja Migran Tewas Mencurigakan di Malaysia
Hetty Maulina (berkerudung hitam), kaget suaminya tewas mengenaskan di Malaysia.
Mempawah, SP - Hendri (27 tahun) buruh migran warga Jalan Senggiring RT 020 RW 01, Desa Bakau Kecil, Mempawah Timur, ditemukan tewas di Kuching, Malaysia.  

Buruh mekanik dan tukang bangunan ini ditemukan tewas tertimpa motor yang dikendarainya di dalam got, Selasa (20/11) sekitar pukul 03.00 dini hari.  

Hetty Maulina (20 tahun) istri korban, kaget mendapat kabar suaminya tewas dengan kondisi mengenaskan. Hetty menerima informasi suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas dan meninggal dunia.  

“Jadi informasinya saat suami saya pulang dari pesta makan-makan. Ditemukan petugas kebersihan  bahwa suami saya sudah berada di dalam got tidak jauh dari tempatnya bekerja, dengan kondisi tertimpa motor yang dikendarainya dan sudah meninggal,” kata Hetty.  

Hetty tidak menyangka suaminya meninggal seperti ini. Suaminya baru bekerja di malaysia sekitar 2 tahun dan setiap 2-3 bulan sekali pulang ke Mempawah.  

Menurut Hetty jenazah suaminya masih berada di Rumah Sakit Umum Malaysia. Kepolisian Malaysia mengharuskan dilakukan outopsi untuk mengetahui penyebab kematian.  

“Kita menolak untuk dilakukan outopsi. Namun informasi yang kita peroleh suami saya harus diuotopsi. Jika tidak jenazahnya tidak boleh dipulangkan,” katanya.  

Sekretaris Desa Bakau Kecil, Achmad mengatakan penyebab kematian Hendri masih diselidiki polisi. Ada dugaan korban tewas dibunuh karena polisi menemukan besi menancap di kepala korban. “Makannya polisi di sana bersikeras untuk mengungkap kasus ini.”  

Achmad berharap polisi dapat segera mengungkap kasus ini, jika memang warganya benar menjadi korban pembunuhan. (ben)