Warga Desa Bukit Batu Datangi Polres Mempawah

Mempawah

Editor Mul Dibaca : 367

Warga Desa Bukit Batu Datangi Polres Mempawah
PROTES - Puluhan warga Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah mendatangi Mapolres Mempawah, Senin(17/12).
MEMPAWAH, SP -  Puluhan warga Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah mendatangi Mapolres Mempawah, untuk mempertanyakan kasus pengambilan kayu di hutan Semayar Kabupaten Mempawah, Senin(17/12).  

Kedatangan puluhan warga yang mempertanyakan kasus pengambilan kayu di hutan Semayar ini,  lantaran pemberi modal untuk mengambil kayu itu, yang merupakan Kepala Desa (Kades) Bukit Batu belum ditahan oleh Polres Mempawah. Sedangkan empat orang yang hanya sebagai pekerja pengambil kayu di hutan Semayar, sudah ditahan Polres Mempawah, sejak Oktober 2018 lalu.

Puluhan warga Desa Bukit Batu yang mendatangi Polres Mempawah ini, dengan menggunakan truk dan kendaraan roda dua, diperkirakan sekitar 30 hingga 40 orang. Puluhan warga ini diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Denny.  

Sekretaris Lembaga Konsultasi Pengkajian dan Bantuan Hukum Kabupaten Mempawah, Mohlis Saka mengatakan, warga Bukit Batu tidak mempermasalahkan empat orang warga Desa Bukit Batu yang merupaka pekerja yang mengambil kayu yang sudah menjalani proses hukum, sejak Oktober 2018 lalu. Warga hanya mempertanyakan kejelasan status hukum Kades Bukit Batu yang selaku pemilik modal pengambilan kayu tersebut.  

“Pekerjanya sudah diproses hukum. Sedangkan Kades sebagai pemberi modal belum diproses. Makanya kami datang ke Polres Mempawah untuk memertanyakan hal ini,” Mohlis Saka.  

Ia mengatakan, berdasarkan penjelasan dari Kasat Reskrim Polres Mempawah, hingga saat ini Kades Bukit Batu masih dalam pencarian, dan Kades tersebut selalu tidak berada di Desa Bukit Batu ketika dicari polisi.  

"Berdasarkan penjelasan Kasat Reskrim, Kades Bukit Batu ini sedang dalam tahap pencarian, karena sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya. 

Ia menambahkan, dengan adanya penjelasan dari kasat Reskrim Polres Mempawah, Kades tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka warga sangat mengharapkan agar kepolisian bisa segera mencari dan menangkapnya. 

“Karena warga sudah sangat gerah dengan beliau, kami berharap dia (Kades Bukit Batu) segera ditangkap," pungkasnya.  

Seorang warga Desa Bukit Batu, Aminah (33) mengatakan, hingga saat ini Kades Bukit Batu memang tidak berada di Desa Bukit Batu. Dan warga sangat berharap agar proses hukum terhadap Kades ini secepatnnya dan berharap Kades bisa segera ditangkap.

“Sejak dua bulan yang lalu, setelah kerabatnnya di proses hukum karena pengambilan kayu. Kades tersebut sudah tidak berada di desa,” kata Aminah.

Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Denny, puluhan warga Desa Bukit Batu yang datang ke Mapolres Mempawah ini hanya salah persepsi mengenai kasus hukum Kades Desa Bukit Batu. Lantaran, warga menduga kepolisian tidak atau lamban menindaklanjuti kasus ini                                 

“Saya tegaskan, Kades Bukit Batu sudah diproses, namun kami masih melakukan pencarian terhadap Kades tersebut, ,” katanya.  

Menurutnya, berdasarkan dokumen Polres Mempawah, statusKades Bukit Batu sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak lama. Namun pihaknnya masih perlu menyelesaikan rngkaian pemeriksaan yang harus dilalui oleh Kades tersebut, dan sampai saat ini kami masih mencari keberadaannya.

"Kami akan terus mencari keberadaannya, status hukumnya sudah jelas yakni tersangka," katanya. (ben/jek)