Bukan Tsunami, Ini Penjelasan BPBD Mempawah Soal Peristiwa di Jungkat

Mempawah

Editor Admin Dibaca : 256

Bukan Tsunami, Ini Penjelasan BPBD Mempawah Soal Peristiwa di Jungkat
AIR LAUT - Kompleks wisata Jungkat Resort, Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, dihantam gelombang tinggi, hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (29/12). IST
MEMPAWAH, SP - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Didik Krismanto mengatakan, insiden di kawasan Jungkat Beach, Kecamatan Siantan, murni karena cuaca ekstrem, yang disebabkan karena tingginya curah hujan, diiringi dengan angin kencang, sehingga menimbulkan gelombang tinggi.

“Jadi, tingginya gelombang air laut saat ini tak berpotensi tsunami. Dan tingginya gelombang laut disebabkan karena angin yang sangat kencang,” tegasnya.

Sementara itu, penyebab terjadinnya tsunami, dikarenakan beberapa faktor, di antaranya adanya gunung yang aktif, serta adannya pergeseran lempengan bumi. Berbeda dengan kondisi gelombang air laut di Kalbar.

“Makannya masyarakat di saat cuaca ekstrem untuk tidak pergi melaut, ataupun berpergian ke pantai maupun lainnya,” imbaunya. (ben/bob)