SBMI: Pemulangan Jenazah Buruh Migran Mempawah Korban Pembunuhan Lambat

Mempawah

Editor K Balasa Dibaca : 172

SBMI: Pemulangan Jenazah Buruh Migran Mempawah Korban Pembunuhan Lambat
Keluarga Arianto, buruh migran asal Desa Sepang, Kecamatan Toho, Mempawah yang diduga meninggal dibunuh di Malaysia.
MEMPAWAH, SP - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Mempawah menilai peran BP3TKI Pontianak lambat dalam penanganan pembiayaan pemulangan jenazah Arianto, buruh migran asal Desa Sepang, Kecamatan Toho, Mempawah yang diduga meninggal dibunuh di Malaysia.  

Sekretaris SBMI Mempawah, Iswandi mengatakan hingga kini, jenazah masih berada di rumah sakit Malaysia.  

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak BP3TKI maupun KJRI, yang berkewenangan dalam pemulangan jenazahnya. Namun mereka belum mengetahui kapan jenazah tersebut bisa dipulangkan,” katanya Senin (11/3).

Jenazah Arianto sudah lebih dari tiga minggu berada di Malaysia. Proses pemulangannya tinggal menunggu biaya. Kendala ini jadi satu contoh miris. Walau diakuinya, korban pembunuhan tersebut tidak memiliki dokumen resmi.

“Makanya kita langsung kembali berkoordinasi dengan Pemda Mempawah, melihat belum ada titik terang pemulangan jenazah. Bupati Mempawah langsung mengeluarkan surat untuk mencairkan sejumlah dana untuk pemulangan jenazah korban hari ini,” katanya.  

Langkah Bupati diapresiasi. Diperkirakan dalam waktu dekat jenazah bisa dipulangkan.  

“Semoga jenazah korban pembunuhan buruh migran bisa dipulangkan segera,” katanya. (ben)