Maret 2019, 57 Warga Mempawah Terserang DBD

Mempawah

Editor Jaka Iswara Dibaca : 92

Maret 2019, 57 Warga Mempawah Terserang DBD
Ilustrasi
MEMPAWAH, SP - Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  Kabupaten Mempawah mendata pada Maret 2019 ini penderita Demam berdarah Dengue (DBD) meningkat menjadi 57 kasus.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Dinkes Mempawah, Sumarni mengatakan, Saat ini pihaknya mendata terdapat 57 kasus penderita DBD di Kabupaten Mempawah, terjadi peningkaan 10 hingga 11 kasus dari bulan Februari 2019 lalu.

“Meskipun kasus DBD meningkat, namun belum ada warga Mempawah yang meninggal karena DBD,” kata Sumarni, Senin(18/3).

Ia mengatakan, meningkatnya kasus DBD di Mempawah, disebabkan karena siklus lima tahunan. Pihaknya sudah membuat surat edaran ke seluruh Puskesmas di Mempawah, agar menggalakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) khsusunya di wilayah kerjamasing-masing Puskesmas.

“Bahkan melalui radio, kita juga menginformasikan dalam penanganan dan pencegahan DBD ini,” katanya.

Tak hanya itu, untuk kawasan yang ditemukan kasus DBD, langsung dilakukan fogging (pengasapan) hingga radius 200 meter dari ditemukannya kasus DBD tersebut.

Hingga saat ini sudah 15 kali fogging di beberapa lokasi di Kabupaten Mempawah.
“Baik Kecamatan Anjungan, Sungai Pinyuh, Sungai Kunyit dan Kecamatan lainnya,” tegasnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat selalu menjaga kebersihan baik di lingkungan maupun di rumahnya, seperti menguras, menutup dan mengubur barang bekas,  sebagai antisipasi bersarangnya nyamuk penyebab demam berdarah.(ben/jek)