Kebakaran Mess Pekerja PT Wika Bukan karena Dibakar

Mempawah

Editor elgiants Dibaca : 121

Kebakaran Mess Pekerja PT Wika Bukan karena Dibakar
SAFARI RAMADAN – Rombongan pejabat Pemprov Kalbar yang dipimpin Gubernur Kalbar, Sutarmidji melakukan Safari Ramadan ke Pemkab Mempawah, Senin (13/5).
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menegaskan bahwa terbakarnya dua mess karyawan PT Wika, pembangun Pelabuhan Internasional di Pantai Kijing, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah pada Jumat (10/5) lalu bukan karena dibakar dan tak berhubungan dengan masyarakat. 

Hal ini disampaikannya terkait beredar isu bahwa mess pekerja itu diduga dibakar oleh warga yang berselisih dengan PT Wika. 

“Saya komunikasi dengan mereka-mereka itu,” kata Midji, panggilan akrabnya, saat melakukan kunjungan Safari Ramadan ke di Rumah Dinas Bupati Mempawah, Senin (13/5).

Menurutnya, dari keterangan pihak kepolisian, tidak ada dugaan dibakar. 

“Orang mau bakar mess dari jalur mana? Karena untuk masuk ke sana jak susah,” katanya. 

Sementara, Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi juga menampik isu bahwa dua mess karyawan PT Wika diduga sengaja dibakar oleh pihak yang masih berselisih dengan pihak PT Wika. 

“Kebakaran dua mess ini murni karena korsleting listrik dan bukan karena adanya unsur kesengajaan dari pihak manapun,” katanya.

Kapolres menjelaskan, awalnya pihaknya juga sempat menduga kebakaran mess tersebut karena dibakar. Namun, setelah dilakukan penyelidikan dan mendengarkan keterangan saksi, bahwa kebakaran tersebut bukan karena sengaja dibakar.

“Jadi, bisa dipastikan bahwa kebakaran tersebut karena korsleting Listrik dan isu yang beredar tak benar,” katanya.

Menurutnya, cepatnya kebakaran dua mess itu karena bangunannya terbuat dari kayu dan triplek.

“Makanya bangunannya mudah terbakar dengan diiringi angin kencang,” katanya. 

Terkait Safari Ramadan, Midji mengatakan Pemprov Kalbar akan melakukannya ke seluruh kabupaten/kota di Kalbar yang dibagi dalam dua rombongan.

“Untuk saya, Mempawah, Pontianak, Kubu Raya, Singkawang, Sambas , Kayong Utara dan Ketapang. Selebihnya Pak Wakil Gubernur,” katanya.

Dikatakan bahwa tujuan silaturahmi ini untuk menyampaikan program-program Pemerintah Provinsi kalbar yang perlu didiberikan dengan kabupaten/kota di Kalbar. 

“Tujuannya agar capaian pembangunan cepat dan maksimal, seperti yang disampaikan Bupati Mempawah yaitu mengenai air bersih,” katanya.

Sementara Bupati Mempawah, Erlina berharap Pemprov Kalbar memberikan bantuan pengelolaan  air bersih di Mempawah. 

“Kita sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah provinsi karena APBD Mempawah kecil,” katanya.

Menurutnya, perkembangan di Mempawah ke depan akan sangat luar biasa, di mana banyaknya mega proyek yang saat ini berada di Mempawah. Didukung juga adanya kampus perhubungan, IPDN dan lainnya.

“Persiapan dari sekarang sudah harus dilakukan. Maka, kita meminta bantuan kepada pemimpin (pemprov) kita,” katanya. (ruben/bah)