Selasa, 17 September 2019


Festival Sahur Sahur Masuk Rekor MURI

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 133
Festival Sahur Sahur Masuk Rekor MURI

BUKA FESTIVAL – Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan membuka Festival Sahur Sahur ke XVII di Kabupaten Mempawah, Jumat (17/5). Festival itu memecajkan dua rekor MURI sekaligus yakni penonton terbanyak dan peserta terbanyak.

MEMPAWAH, SP - Sebanyak 1.570 peserta Festival Sahur Sahur ke XVII yang terbagi dalam 157 kelompok mengikuti festival di Mempawah. Festival itu dilaksanakan pada 17 Mei dan 18 Mei 2019. Festival itu sekaligus memecahkan dua Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori penonton terbanyak dan peserta terbanyak.

Kegiatan tersebut dibuka secara Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dihadiri Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Republik Indonesia, Faisal Abdullah, Kapolres Mempawah,Dandim 1201/Mempawah, Kajari Mempawah dan OPD di lingkungan Pemda Mempawah dan lainnya.

Faisal Abdullah mengatakan bahwa Festival Sahur Sahur Mempawah ini, bisa menjadi suatu destinasi wisata dan budaya yang terkenal, di mana even masuk ke dalam MURI. 

“Jadi, even ini bukan lagi pemecah rekor secara nasional, namun dunia. Jika ada yang menyebutkan ini (rekor) nasional, berarti keliru,” tegasnya.

Faisal meminta kegiatan Festival Sahur Sahur yang sudah berjalan selama 17 tahun di Kabupaten Mempawah, yang merupakan budaya dan kearifan lokal ini harus terus dilestarikan. Apalagi Mempawah merupakan tulang punggung Kalbar.

“Kegiatan kebudayaan dan kearifan lokal ini harus terus dilestarikan,” katanya.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan bahwa festival ini sangat positif. Festival ini even yang sangat menarik masyarakat Mempawah dan warga luar kabupaten.

“Saya minta ke depan seluruh kabupaten, kota di Kalbar untuk diundang dalam memeriahkan even budaya ini,” katanya.

Norsan mengatakan, Pemprov Kalbar ke depannya akan membantu menganggarkan pendanaan untuk even festival ini. Saat ini total dana dari pemprov sekitar seratus jutaan. Namun tahun depan pendanaan akan ditambah menjadi Rp 300 jutaan.

“Tetapi, saya minta ke depannya agar tempatnya yang lebih luas seperti di GOR Empu Daeng Manambon,” katanya. (ben/bah)

Usulkan Budaya Tak Benda 

Bupati Mempawah, Erlina akan mengusulkan Festival Sahur Sahur menjadi even budaya tak benda di 2020 mendatang lantaran even ini merupakan satu-satunya di Kalbar.

“Kita akan berusaha mengajukannya ke Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia ke depan,” katanya.

Erlina mengatakan, even ini diadakan di bulan Ramadan, bertepatan menjelang malam Likuran (malam ke 21). 

“Bantu saya selaku Bupati Mempawah dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di Mempawah,” katanya. (ben/bah)