Jumat, 15 November 2019


Angka Kejahatan Menurun 36 Persen

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 80
Angka Kejahatan Menurun 36 Persen

APEL – Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi memimpin Apel Operasi Konsolidasi Ketupat Kapuas 2019 dan kesiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di halaman Mapolres Mempawah, Kamis (13/6).

Polres Mempawah gelar Apel Operasi Konsolidasi Ketupat Kapuas 2019 dan kesiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019. Apel itu dilaksanakan di halaman Mapolres Mempawah, Kamis (13/6) sekitar pukul 08.00 wib.

Inspektur upacara dalam apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi yang dihadiri Wakil Bupati Mempawah, Ketua DPRD Mempawah, perwakilan Kodim 1201 Mempawah, Kepala BNNK Mempawah dan segenap jajaran Forkopimda Mempawah.

Didik Dwi mengatakan pelaksanaan ini untuk mengevaluasi operasi ketupat kapuas 2019 yang sudah berlangsung sejak 29 Mei silam. Berdasarkan analisis data Polda Kalbar, per 11 Juni 2019 terdapat angka penurunan.

“Perbandingan operasi ketupat kapuas tahun 2018-2019 untuk empat jenis kejahatan secara umum dapat diturunkan dari 111 kasus di tahun 2018 menjadi 71 kasus atau turun sebesar 36,04 persen,” tegasnya.

Menurutnya, analisis dan evaluasi terhadap penyelenggaraan operasi ketupat kapuas 2019 ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang baik. Hal itu juga tak luput dari sinergis seluruh stakeholder terkait.

“Operasi ketupat tahun 2019 banyak mendapatkan apresiasi positif dari publik,” terangnya.

Hal tersebut ditandai dengan tak adanya aksi-aksi kejahatan yang menonjol karena dapat ditekan kejahatan-kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, maupun mengenai intoleransi. Keberhasilan juga diwujudkan dengan kelancaran arus mudik dan arus balik.

Tak hanya itu, terkait menjelang sidang perdana PHPU 2019, harus disikapi bersama-sama dengan mengambil langkah penanggulangan serta kesiapan aspek pengamanan dalam menjaga stabilitas keamanan bangsa dan negara.

“Marilah kita bersinergi bersama untuk negara, menjaga Kalbar yang sudah aman, damai dan rukun,  toleran dan kondusif,” katanya. (ruben permana/bah)