Minggu, 22 September 2019


Puting Beliung Ancam Seluruh Kecamatan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 385
Puting Beliung Ancam Seluruh Kecamatan

PORAK-PORANDA – Rumah warga porak-poranda setelah diterjang angin putting beliung. Warga diminta waspada, lebih-lebih saat hujan turun disertai Guntur dan kilat yang menyalak-salak.

MEMPAWAH,SP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Mempawah mengungkapkan bahwa hampir semua kecamatan di Kabupaten Mempawah rawan diterjang angin puting beliung, terutama di daerah pesisir, saat cuaca tak menentu seperti sekarang.

Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Mempawah, Didik Sudarmanto menjelaskan dari Sembilan kecamatan yang ada di Mempawah berpotensi rawan diterjang angin puting beliung. Belum lagi, cuaca saat ini sangat sulit diprediksi.

"Cuaca saat ini memang sulit diprediksi sehingga potensi angin puting beliung sangat besar, terutama di daerah pesisir," ungkapnya, Senin (17/6). 

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, sudah beberapa kali terjadi angin puting beliung, yang menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan. 

"Seperti di kawasan Peniti Dalam Dua, Kecamatan Segedong dan terakhir di Kecamatan Anjongan pada Mei silam. Terdata sekitar puluhan rumah yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat," paparnya.

Dijelaskan bahwa terjadinya angin puting beliung biasanya  pada awal pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan. Namun, karena cuaca saat ini sulit diprediksi, potensi puting beliung sangat besar di Mempawah.

"Puting beliung itu biasanya ditandai dengan hujan yang lebat berdurasi singkat disertai guntur , petir dan angin kencang," katanya.

Adapun langkah yang dilakukan pihaknya  mengenai puting beliung ini yakni terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak desa dalam menyosialisasikan akan rawannya puting beliung.

"Kita berharap masyarakat selalu waspada, terutama jika sudah terdapat awan yang hitam menggumpal di langit. Hal itu harus segera diwaspadai," katanya. 

Sementara Tokoh Pemuda Kabupaten Mempawah, Mohlis Saka menilai, terkait rawannya Mempawah akan ancaman puting beliung, maka BPBD dan pemdes penting melakukan koordinasi.

"Tujuannya agar bencana yang dialami warga bisa secepatnya ditangani," katanya.

"Melihat cuaca yang tak menentu saat ini, yang terpenting yaitu selalu waspada terjadinya bencana, baik itu banjir maupun puting beliung," sambungnya. (ben/bah)

Cepat Tanggap Tangani Korban

Aktivis organisasi eksternal kampus, Ahmad Ridwan berharap pemerintah daerah cepat tanggap menangani warga yang menjadi korban bencana puting beliung. 

“Penanganan terhadap korban itu tidak sekadar berhenti pada pendataan, tetapi harus dibantu secara materil,” kata Ridwan. 

Bencana puting beliung, kata Ridwan, merupakan musibah yang tak bisa warga hindari. Maka, sudah semestinya pemerintah daerah datang ddengan mengulurkan bantuan yang dibutuhkan warga. 

“Jika rumahnya rusak, maka bantu perbaiki. Jika makanan habis, maka salurkan sembako bagi mereka. Korban bencana itu secara psikologis dirundung kesedihan. Nah, pemerintah daerah harus hadir saat warganya lemah,” kata Ridwan. (ben/bah)