Kamis, 14 November 2019


Kafe Jadi Tempat Transaksi Seks

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 326
Kafe Jadi Tempat Transaksi Seks

RAZIA – Satpol PP merazia kafe yang dijadikan tempat mangkalnya wanita tuna susila di sebuah daerah. Di Mempawah, Polres setempat menduga kafe-kafe serupa banyak terdapat di daerah itu. Polisi akan gencar melakukan operasi untuk memberangus praktik prosti

MEMPAWAH,SP - Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso mendeteksi bahwa kawasan kafe-kafe di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah,  rawan digunakan sebagai tempat mangkalnya wanita tuna susila untuk transaksi seks atau praktik prostitusi. 

"Jadi, wanita-wanita penjaja seks itu hanya mangkalnnya di kafe-kafe untuk menawarkan tubuhnya," kata Didik, kemarin. 

Menurutnya, kawasan yang diduga sebagai kawasan  prostitusi seperti kafe di kawasan purun, Sungai Pinyuh, dan kafe-kafe di kawasan pinggiran pantai Mempawah Hilir.

"Kafe itu hanya sebagai tempat pertemuan dan penawaran saja. Karena wanita penjaja seks menjadikan kafe sebagai tempat mangkal, bukan kafe dijadikan tempat asusilanya," kata Didik. 

Oleh karena itu, dalam Operasi Pekat 2019 yang dilaksanakan selama 14 hari ini, pihaknya akan lebih menggencarkan dugaan praktik prostitusi itu. Dia pun mengungkapkan sudah ada beberapa orang yang diamankan dalam operasi pekat.

"(Pengamanan itu) baik dari premanisme, prostitusi, narkoba, miras dan lainnya," katanya. (ben/bah)

Tertibkan Kafe Jual Miras

Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Subandrio mengatakan, menindak kafe-kafe di Mempawah yang diduga dibuat sebagai tempat mangkal wanita-wanita penjaja seks, butuh kerja sama semua pihak.

"Jadi, tak hanya petugas keamanan, namun dari pemerintah daerah juga harus andil dalam meminimalisir kawasan kawasan yang dijadikan tempat mangkal penjaja seks," tegasnya.

Subandrio menjelaskan, jika terdapat kafe-kafe yang menjual miras, hal itu perlu ditertibkan. Sebab, hal itu berpotensi adanya kupu kupu malam yang mangkal di kafe itu untuk mencari mangsa.

"Jadi, baik dari pemda maupun aparat keamanan,harus gencar lakukan razia di kawasan kafe-kafe yang terindikasi menjual minuman-minuman keras yang berpotensi jadi tempat mangkal wanita penjaja seks. Meskipun kafe yang tak menjual minuman keras juga bisa berpotensi," tegasnya. (ben/bah)