Rabu, 13 November 2019


BPBD Padamkan Kebakaran Lahan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 111
BPBD Padamkan Kebakaran Lahan

PADAMKAN API – Petugas sedang memadamkan api yang membakar lahan di kawasan Moton Asam, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Rabu(3/7). Warga diminta tak membuka lahan dengan cara membakar.

MEMPAWAH, SP- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Hermansyah turun langsung berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gambut yang terjadi di kawasan Moton Asam, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Rabu(3/7).

"Saya, turun langsung ke lokasi untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut. Kebakarannya terjadi sejak kemarin (Selasa (2/7)," katanya. 

Diungkapkan bahwa lahan yang terbakar tersebut yakni kebun nanas dan lahan kosong yang merupakan lahan gambut, yang sangat mudah terbakar baik itu berasal dari api rokok maupun lainnya.

"Lahan yang terbakar ini sudah sejak 28 Juni silam, namun sudah dipadamkan. Kemarin (Selasa (2/7) muncul lagi. Kebakaran ini terjadi diduga dibakar," katanya.

Disebutkan baha personel yang melakukan pemadaman tersebut terdiri dari BPBD Mempawah, Manggala Agni, dan TNI Mempawah yang semuanya berjumlah puluhan orang. 

"Rinciannya dari kami (BPBD) sekitar 18 orang, Manggala Agni lima orang dan TNI sekitar lima," katanya.

Guna mengantisipasi karhutla, pihaknya akan membuat surat tembusan dari Bupati Mempawah kepada para camat, desa maupun kepada masyarakat agar tak membuka lahan dengan cara dibakar.

"Kita akan menyurati camat maupun desa, sekaligus ancaman jika kedapatan membuka lahan dengan cara dibakar," tegasnya. 

Sementara Dandim 1201/ Mempawah, Letkol Arm Anom Wirasunu mengatakan, terkait karhutla di Mempawah, pihaknya sudah memetakan sekitar 11 desa di Kabupaten Mempawah yang terbilang rawan terjadinya karhutla.

"Di antaranya Desa Antibar di Kecamatan Mempawah Timur, Desa Galang di Kecamatan Sungai Pinyuh," katanya.

Dikatakan bahwa seluruh Dandim di Kalbar diminta untuk terus melakukan pencegahan karhutla. Kemudian, gencar melakukan sosialisasi bersama pihak kepolisian dan BPBD Mempawah.

"Maka, saya mengimbau agar masyarakat tak membuka lahan dengan cara dibakar," katanya. (ben/bah)

Ancam Hukum Pembakar

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi mengatakan, jika ada warga yang  kedapatan membuka lahan dengan cara dibakar, maka akan diberikan sanksi dan ancaman hukuman.

"Jika ada yang kedapatan, pasti akan kita tindak. Tidak ada alasan lagi bagi mereka yang membuka lahan dengan cara dibakar. Cukup ditebang dan dipinggirkan," tegasnya.

Diakuinya, ada beberapa kawasan yang sering terjadi karhutla di Kabupaten Mempawah. Kawasan kawasan yang terbilang rawan pun telah dipetakan.

"Maka, masyarakat diimbau agar membuka lahan jangan dengan cara dibakar," tegasnya. (ben/bah)