Minggu, 15 Desember 2019


Perbanyak Dzikir di Tanah Suci

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 158
Perbanyak Dzikir di Tanah Suci

LEPAS JEMAAH - Bupati Mempawah, Erlina melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Mempawah di Balairung Setia Bupati Mempawah, Sabtu (14/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Erlina meminta CJH perbanyak dzikir saat di tanah suci Mekah.

MEMPAWAH, SP – Pemerintah Kabupaten Mempawah melepas Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Mempawah tahun 1440 H di Balairung Setia Bupati Mempawah, Sabtu (14/7) sekitar pukul 08.00 WIB.

Pelepasan CJH tersebut dihadiri Bupati Mempawah, Erlina, didampingi Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi dan dihadiri Dandim 1201/Mempawah, Letkol Arm Anom Wirasunu dan jajaran forkopimda lainnya.

Erlina mengatakan, ibadah haji merupakan pengalaman untuk menjalankan penyempurna rukun Islam kelima di tanah suci Mekah. Hal yang perlu diketahui bahwa perjalanan ibadah haji saat ini cukup panjang yakni sekitar 47 hari. 

“Maka, pergunakanlah untuk memperbanyak ibadah dengan salat, dzikir, berdoa dan ibadah-ibadah lainnya," katanya.

Erlina mengatakan, semua pihak berperan dalam mendukung dan memfasilitasi seluruh rangkaian dan kegiatan bagi CJH Kabupaten Mempawah 2019. Peran itu dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah. 

"Partisipasi para CJH Mempawah juga sangat mendukung," katanya.

Erlina menyampaikan empat pesan kepada CJH yakni meningkatkan semangat ibadah, berniat secara ikhlas karena Allah. 

“Selama di tanah suci, jaga kesehatan fisik dan mental dan jangan menganggap remeh apapun. Jangan takabur,” kata Erlina. 

Erlina juga mengingatkan bahwa CJH adalah duta bangsa. Untuk itu, CJH harus menghormati adat dan istiadat di sana. CJH juga diminta berdoa di tempat-tempat yang mustajab (tempat doa terkabul) untuk diri sendiri, keluarga dan pemimpin bangsa.

"Saya juga memohon para CJH Mempawah agar mendoakan Kabupaten Mempawah yang kita cintai ini menjadi daerah yang cerdas, mandiri dan terdepan," harapnya. 

Erlina juga berpesan kepada petugas, Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Tim Pembimbing Ibadah Haji Daerah(TPIHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya. (ben/bah)

Alami Kendala Visa

Kepala Kemenag Kabupaten Mempawah, Kamaluddin mengatakan bahwa sebanyak 194 total Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Mempawah tergabung di kloter 11 dan kloter 16. Sejumlah 16 orang di antaranya akan dimutasi ke kloter 29 (kloter nusantara).

"194 tersebut dirincikan yaitu CJH normal dengan total 179 dan CJH tambahan dari pemerintah pusat sekitar 15 orang," katanya.

Untuk keberangkatan  CJH Mempawah yang dilepas pada Sabtu (13/7) yang tergabung ke dalam kloter 11 terdiri dari Kabupaten Mempawah, Landak, Sanggau dan Melawi dengan  total sekitar 445 CJH.

"Untuk jemaah Mempawah, yang tergabung dalam kloter 11 di mana satu orang tak bisa berangkat karena sakit dan tiga orang karena masalah visa,” katanya.

“Sedangkan di kloter 16, kloter tambahan pemerintah yang berjumlah 15 orang, di mana 13 orang CJH-nya (gagal berangkat) juga mengalami masalah visa.Total 16 CJH (gagal berangkat) dari kloter 11 dan kloter 16, akan diberangkatkan di kloter 29 (kloter Nusantara) mendatang," katanya.

Keberangkatan CJH yang terkendala visa karena Kemenag RI, sebagai pihak yang mengurus penerbitan visa, hanya bisa menerbitkan visa tiga orang setiap harinya. 

"Penerbitan visa diurus Kementerian Agama RI. Informasinya, 16 CJH terkendala (berangkat karena visa)," katanya.

Dikatakan, CJH yang dilepas akan langsung diberangkatkan ke Embarkasi Batam dan pada 15 Juli diberangkatkan ke Mekah. CJH pulang haji sekitar 28 Agustus mendatang.

"Alhamdulillah, pelayanan ibadah haji setiap tahunnya terus meningkat. Saat ini indeks kepuasan sudah mencapai 84,85 persen berdasarkan BPS, baik di tanah air maupun di tanah suci," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah melakukan 10 kali bimbingan kepada CJH, baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten.

"Ada delapan kali (bimbingan CJH) di kecamatan dan dua kali di kabupaten. Total jam manasik sekitar 40 jam," tegasnya. (ben/bah)