Heboh, Mayat Wanita Tanpa Busana

Mempawah

Editor elgiants Dibaca : 91

Heboh, Mayat Wanita Tanpa Busana
DIPADATI WARGA - Lokasi penemuan mayat tanpa busana di Jalan Batuba, Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, dipadati warga, Selasa (16/7). Mayat itu diduga dibunuh karena ada bekas sobekan di kepala.
MEMPAWAH, SP- Warga dihebohkan penemuan mayat wanita tanpa busana di kawasan irigasi sawah warga di Jalan Batuba RT 012 RW 004, Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Selasa (16/7) sekitar pukul 06.30 WIB.

Mayat dengan posisi telungkup itu diduga dibunuh karena di bagian kepalanya mengeluarkan darah, bekas sobekan yang diduga akibat benda tumpul. Ciri mayat itu berambut pendek pirang, masih menggunakan cincin. Tak jauh dari lokasi mayat tersebut, ditemukan sandal, baju, celana, rokok win mild, korek api gas. 

Sementara Kapolsek Anjongan, Ipda Ambriel mengatakan, mayat wanita itu berinisial Js (38). Kali pertama ditemukan Dodot (41) yang hendak melihat sawahnya sebelum pergi bekerja di sebuah perusahaan. 

"Saat hendak melihat sawahnya, saksi (Dodot) melihat seseorang dalam keadaan tengkurap di kawasan irigasi persawahan dengan keadaan tak berbusana," katanya.

Dodot langsung menghubungi pihak RT dan pihak RT langsung menghubungi Kapolsek Anjongan. 

"Kita langsung mendatangi TKP dan langsung menghubungi anggota Polsek dan Kasat Reskrim Polres Mempawah beserta Tim Identifikasi Polres Mempawah," katanya.

Saat lakukan identifikasi, korban diangkat dan didapati luka robek di bagian kepala sebelah kiri, memar pada kaki di bagian sebelah kanan, memar pada mata di bagian sebelah kanan dan luka gores di punggung.

"Korban langsung dibawa ke rumah sakit Dr Rubini Mempawah untuk dilakukan visum," katanya. 

Arif, satu di antara warga Anjongan mengatakan, posisi mayat saat ia lihat dalam keadaan tengkurap tanpa busana di tikungan irigasi sawah warga.

"Untuk yang lainnya saya tidak mengetahuinya karena saat saya sampai, mayat mau dibawa menggunakan mobil untuk dilakukan visum," katanya. (ben/bah)

Ditemukan Cairan di Kelamin 

Dokter RSUD Dr Rubini Mempawah, Dr Sugeng mengatakan, berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan, terdapat beberapa bekas luka robek di tubuh korban.

"Bekas lukanya di tubuh korban terdiri di bagian kepala yang mengalami dua luka robek dengan ukuran 1-4 cm, di punggung korban yang diduga akibat gesekan, di payudara yang terdapat bekas robek, dan cairan di kelamin korban, di mana sedang dilakukan pengecekan di lab, apakah itu cairan sperma atau bukan," jelasnya. 

Dikatakan, penyebab kematian korban diduga karena benturan keras di kepala sehingga terjadi pendarahan. Adapun lebam mayat yang sudah terdapat di tubuh, diperkirakan kematiannya sudah sekitar delapan jam. 

"Untuk memastikan penyebab kematiannya perlu dilakukan autopsi," katanya. (ben/bah)