Sabtu, 21 September 2019


Pemkab Tera Ulang Timbangan

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 56
Pemkab Tera Ulang Timbangan

MEMPAWAH, SP - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah menggelar tera ulang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) di dua kecamatan di Kabupaten Mempawah.


Dua kecamatan yang dilaksanakan tera ulang yakni kawasan Pasar Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh dan Pasar Jungkat di Kecamatan Siantan. Pelaksanaan tera ulang dilaksanakan pada 9-14 September 2019.

Di setiap kecamatan, petugas akan melakukan tera ulang selama tiga hari.
  Kepala Seksi Metrologi Waslin Konsumen Disperindagnaker Mempawah, Hendri mengatakan tera ulang terhadap UTTP dalam rangka pencanangan pasar tertib ukur di Kabupaten Mempawah.


"Jadi, tim dari kementerian akan melakukan evaluasi ke depan. Selanjutnya akan diresmikan pasar tertib ukur di Mempawah," katanya.



Sebelum diresmikan untuk menjadi pasar tertib ukur di Kabupaten Mempawah, pihaknya telah mengadakan sosialisasi kepada para pengguna timbangan agar selalu melakukan tera ulang setiap tahunnya.
 

"Untuk timbangan yang ditera maksimal sekitar setahun sekali harus dilakukan tera. Namun, jika sebelum sampai setahun sudah ada perubahan, harus segera dilakukan tera ulang," katanya.  

Menurutnya, saat ini sudah terdata 122 timbangan yang telah dilakukan tera ulang dalam waktu dua hari ini, di mana setiap kecamatan dilakukan tera ulang selama tiga hari. Usai di Sungai pinyuh, dilanjutkan kembali selama tiga hari di Pasar Kecamatan Siantan.

"Usai di Sungai Pinyuh, kita lanjut kembali di Siantan," paparnya.
  Dari hasil tera ulang yang telah dilakukan selama dua hari ini, 40 persen timbangannya sudah meleset karena faktor usia. Jika terdapat timbangan rusak, akan dilakukan penggantian alat yang rusak.

"Karena dengan dilakukan tera ini agar di kawasan kedua pasar ini bisa menjadi pasar yang tertib ukur," katanya. (ben/bah)
         
Tindak Pedagang Nakal

Tokoh Pemuda Mempawah, Mohlis Saka menegaskan, tera ulang terhadap para pedagang yang menggunakan timbangan untuk aktivitasnya sangat perlu dilakukan. Tujuannya untuk menjamin ketepatan ukur para konsumen.

"Jadi, sangat perlu dilakukan tera timbangan agar keamanan dan kenyamanan konsumen terjamin," katanya.

Terhadap para pedagang yang melakukan pelanggaran, instansi terkait diharapkan bisa memberikan peringatan ataupun ditindak tegas, agar para konsumen tidak dirugikan oleh pedagang nakal.


"Sosialisasi juga harus terus digencarkan agar di pasar Mempawah tercipta pasar tertib ukur," tegasnya. (ben/bah)