Sabtu, 21 September 2019


Ikhtiar untuk Akurasi Pelayanan Masyarakat

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 41
Ikhtiar untuk Akurasi Pelayanan Masyarakat

RAPAT KOORDINASI – Pemkab Mempawah menggelar rapat koordinasi sosialisasi pemanfaatan data kependudukan dengan OPD Mempawah di Kantor Bupati Mempawah, Rabu (11/9).

Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar rapat koordinasi sosialisasi pemanfaatan data kependudukan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Mempawah Tahun 2019 di Kantor Bupati Mempawah, Rabu (11/9) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut guna mendapatkan keakuratan data dan berdampak pada pelayanan masyarakat. 

Bupati Mempawah, Erlina mengatakan, rapat koordinasi dilaksanakan agar seluruh OPD di Kabupaten Mempawah dapat memanfaatkan data kependudukan yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah, sebagai satu di antara data yang digunakan untuk keperluan dan dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan publik.

Pemanfaatan  itu baik dari perencanaan, pembangunan, dasar alokasi anggaran, pembangunan demokrasi dan penegakan hukum serta pencegahan kriminal sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 tahun 2015. 

Menurutnya,  lembaga pengguna yang dilayani pemerintah kabupaten adalah satuan kerja perangkat daerah kabupaten dan badan hukum Indonesia yang memberikan pelayanan publik yang tidak memiliki hubungan vertikal dengan lembaga pengguna di tingkat pusat.

"Dengan diadakannya rapat koordinasi ini, diharapkan dapat mendorong pengguna data kependudukan dan selanjutnya akan diikuti dengan perjanjian kerja sama (PKS) antara organisasi perangkat daerah yang ada di kabupaten dengan dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Mempawah," paparnya.

Erlina menjabarkan peraturan menteri dalam negeri nomor 61 tahun 2015 tentang persyaratan ruang lingkup dan tata cara pemberian hak akses serta pemanfaatan nomor induk kependudukan data kependudukan dan KTP elektronik.

"Maka, dinas kependudukan dan pencatatan sipil akan memprioritaskan OPD dan SKPD yang melakukan pelayanan publik secara langsung dengan masyarakat," katanya. 

Adanya pemanfaatan data ini akan memudahkan setiap OPD untuk mengakses data kependudukan yang berbasis NIK untuk keperluan masing-masing, walaupun tingkat keperluan masing-masing berbeda karena tidak semua memerlukan data perseorangan, bahkan sebagian besar hanya memerlukan data agregat.

"Pemanfaatan data, tergantung dari masing masing OPD/SKPD di Pemda Mempawah," katanya. 

Erlina menegaskan bahwa pemanfaatan data kependudukan tentunya akan dapat meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya setiap OPD yang bersentuhan langsung maupun secara tidak langsung kepada masyarakat.

"Saya berharap kepada seluruh organisasi perangkat daerah dapat memanfaatkan data yang ada di dinas kependudukan dan pencatatan sipil sebagai data yang digunakan untuk pembangunan daerah," katanya. 

Sementara Kepala Disdukcapil Kabupaten Mempawah, Iis Iskandar mengatakan sosialisasi pemanfaatan data kependudukan di Disdukcapil Mempawah dengan OPD Mempawah tahun 2019 agar OPD mendapatkan data yang akurat. (ruben permana/bah)