Sabtu, 19 Oktober 2019


1.429 Kendaraan Terjaring Operasi

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 137
1.429 Kendaraan Terjaring Operasi

PERIKSA SURAT – Polisi memeriksa surat kendaraan motor seorang pengendara saat razia di sebuah daerah. Di Kabupaten Mempawah, polisi menjaring 1.429 kendaraan dalam Operasi Patuh Kapuas 2019.

MEMPAWAH, SP - Sebanyak 1.429 kendaraan roda dua dan di atasnya terjaring Operasi Patuh Kapuas 2019  yang dilaksanakan Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah sejak 29 Agustus -11 September 2019.

Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Rio Sigal Hasibuan mengatakan, 1.429 kendaraan itu terdiri dari 1.240 pengendara ditilang dan 189 pengendara mendapat teguran.

"Dari 1.240 pengendara yang ditilang, didominasi pelanggaran mobil penumpang dengan total 600 pelanggaran, 400 kendaraan roda dua dan selebihnya kendaraan barang," katanya, Kamis (12/9).

Menurutnya, terdapat delapan prioritas yang dilakukan penindakan dalam Operasi Patuh Kapuas 2019, di antaranya safety belt (sabuk pengaman) dan helm. Sebab, masih banyak pengendara yang tidak sadar pentingnya safety belt.

"Masih banyak pengendara yang tidak menyadari keamanan berlalu lintas," katanya.

Jika dibandingkan dalam operasi patuh tahun lalu, saat ini ada peningkatan penindakan 913 tilang dan 73 teguran.

"Ada peningkatan jumlah pelanggaran yang terjaring dalam Operasi Patuh Kapuas 2019," katanya.

Adapun kawasan yang terdata banyak melakukan pelanggaran yakni di kawasan Sungai Pinyuh, Jungkat dan Kota Mempawah. Tujuan operasi adalah untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat akan pentingnya taat berlalu lintas.

"Sebab, setiap kecelakaan terjadi karena pelanggaran berlalu lintas. Sekecil apapun pelanggaran, hal itu menjadi penyebab terjadinya laka lantas," katanya. (ben/bah)

Seorang Siswi Tewas Tabrakan

Seorang siswi meninggal dalam kecelakaan lalu lintas antara kendaraan roda dua dan kendaraan pemadam kebakaran BPBD Mempawah di kawasan Jalan Raya Desa Galang KM 56.200 Pontianak – Anjongan, Rabu (11/9) sekitar pukul 18.15 wib. 

Kasat Lantas Polres Mempawah , AKP Rio Sigal Hasibuan mengatakan, kejadian tersebut berawal saat kendaraan sepeda motor Mio KB 4255 BW yang dikendarai Leli (17) membonceng Tias (17) yang seorang pelajar menuju Sungai pinyuh dari arah Anjongan.

Sesampainya di Jalan Raya Galang KM 56.200 Pontianak – Anjongan, dari arah depan ada kendaraan pemadam kebakaran KB 9927 BA yang berhenti memakan badan jalan, dengan memberikan tanda lampu sein.

"Karena kondisi hujan yang lebat dan jarak kendaraan roda dua terlalu dekat, kecelakaan maut tidak dapat dihindari," katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, Leli mengalami luka parah. Sedangkan Tias yang dibonceng meninggal. 

"Karena mengalami luka yang serius, Tias tak bisa tertolong," katanya. (ben/bah)