Minggu, 20 Oktober 2019


Satgas Segel Tiga Perusahaan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 93
Satgas Segel Tiga Perusahaan

IDENTIFIKASI TITIK API – Satgas karhutla mengidentifikasi titik api di wilayah Kabupaten Mempawah. Ada tiga perusahaan perkebunan sawit yang disegel karena terdeteksi ada titik api. Ist

MEMPAWAH, SP – Satuan tugas (Satgas) Karhutla Kabupaten Mempawah menyegel tiga perusahaan perkebunan sawit dari tujuh perusahaan yang ada di Kabupaten Mempawah, Kamis (19/9). Penyegelan itu dilakukan karena terdeteksi titik apai (hotspot) di lahan perusahaan itu. 

Tiga perusahaan itu antara lain PT  Mandiri Andalan Sejarah (PT MAS) di Kecamatan Siantan, PT Brent Multidaya di Kecamatan Mempawah Timur dan PT MPL di Kecamatan Sadaniang. 

"Hingga tadi pagi (Kamis,19/9), sudah tiga perusahaan yang dilakukan penyegelan karena di lahannya terdapat titik hotspot karhutla," kata Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi. 

Satgas karhutla yang terdiri dari Polres Mempawah, TNI dan Pemda Mempawah itu terus bekerja menindak perusahaan yang lalai menjaga lahannya dari karhutla. 

"Perusahaan yang disegel tidak boleh beroperasi," katanya.

Dijelaskan bahwa perusahaan perkebunan wajib memiliki tim penanggulangan karhutla dan alat pemadaman karhutla. Kenyataannya, dua perusahaan yakni PT Brent dan PT MPL tak punya alat pemadam kebakaran. 

“Sedangkan PT MAS, pengakuannya punya tim penanggulangan karhutla, lengkap dengan alatnya. Begitu dicek, alat pemadam sudah tua dan sudah tak layak pakai. Tenaga (pemadam) kebanyakan dari wanita,” ungkapnya.

Didik berkata, PT Brent dan  PT MPL memenuhi unsur kelalaian sangat tinggi karena tak memiliki regu tanggap darurat karhutla. 

"PT MAS masih belum bisa dipastikan adanya unsur kelalaian. Meskipun pengakuan sudah melengkapi alat alat penanggulangan karhutla, tapi kenyataannya jauh berbeda dari yang disampaikan," katanya. (ben/bah)