Minggu, 20 Oktober 2019


Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 51
Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu

Ilustrasi cabai merah keriting

MEMPAWAH, SP - Harga cabai di Pasar Tradisional Sebukit Rama di Kabupaten Mempawah terus meroket dalam beberapa pekan terakhir, Senin (23/09). Kenaikannya hingga 100 persen. Diduga dipicu karena musim kemarau.

 

Ketua Koordinator Pasar Rakyat Tradisional Sebukit Rama, Ade mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir harga cabai yang dijualnya mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Per kilogramnya mencapai Rp90 ribu.


"Untuk harga cabai biasanya per kilonya hanya berkisar Rp30-40 ribuan . Namun dalam beberapa pekan terakhir harga cabai melonjak tinggi. Kenaikannya hingga 100 persen," tegasnya.


Dikatakan bahwa harga cabai yang mencapai Rp90 ribu ini merupakan harga cabai dari petani lokal yang berada di Mempawah. Namun, jika cabai diambil dari Pontianak, harganya bisa mencapai Rp100 ribu, bahkan lebih tinggi.


"Jika mengambil dari luar Mempawah, harganya lebih tinggi, mungkin karena dihitung ongkos angkutnya," katanya.


Ia menjelaskan, tingginya harga cabai saat ini dikarenakan faktor cuaca yang panas. Sehingga produksi cabai dari pada petani berkurang. Harganya pun jadi lebih tinggi.


"Tak bisa dipungkiri karena faktor panas sehingga harga cabai meningkat drastis," katanya.


Dengan tingginya harga cabai ini, banyak para konsumen yang mengeluh saat membeli cabai. Hal ini terpaksa terjadi karena dari petani harga sudah tinggi, sehingga sebagai pedagang juga harus menjualnya dengan harga tinggi.


"Kita menjual kan mengikuti harga dari petani. Jika mengambil dengan harga tinggi, maka dijual pun dengan harga tinggi. Jika ada penurunan, tentunya kita juga akan menurunkan harga," katanya.


Sementara Kepala Disperindagnaket Kabupaten Mempawah, Yusri membenarkan harga cabai yang berada di Kabupaten Mempawah mengalami kenaikan sangat drastis. Saat ini per kilogram cabai sudah mencapai Rp90 ribuan.


"Kenaikan itu sudah sejak seminggu silam," ungkapnya.


Menurutnya, faktor utama kenaikan harga cabai karena faktor cuaca kering dan tingkat produksi di petani menurun, sedangkan permintaan konsumen tinggi.


"Makanya harga mengalami kenaikan," katanya.


dikatakan bahwa petugas selalu melakukan pengecekan dan pemantauan, baik di tingkat penyalur, di mana mereka mengakui stok cabai dari petani berkurang, sehingga distribusinya juga berkurang.


"Kita selalu melakukan pengecekan, baik terkait harga maupun stok," katanya. (ben/bah)


Beli Sedikit



Ina, warga Mempawah Hilir mengatakan bahwa harga cabai di Pasar Rakyat Sebukit Rama Mempawah sangat tinggi. Per kilogramnya menembus Rp90 ribu.

 

"Biasanya beli cabai Rp5 ribu dapat banyak. Sekarang dapat sedikit,” katanya.

 

Ina mengaku tak tahu penyebab tingginya harga cabai. Namun, kata para pedagang, kenaikannya disebabkan hasil produksi petani sedikit lantaran kemarau.


"Katanya karena kemarau, makanya harga cabai tinggi," ujarnya. (ben/bah)


  •