Minggu, 20 Oktober 2019


1.000 Hewan Vaksinasi Rabies

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 66
1.000 Hewan Vaksinasi Rabies

SUNTIK VAKSIN – Petugas tengah menyuntik vaksin rabies ke seekor anjing.

MEMPAWAH, SP – Guna membebaskan Kabupaten Mempawah dari penyakit rabies, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat mendata sebanyak 1.000  hewan yang telah dilakukan vaksinasi rabies. Hewan yang mendominasi vaksinasi yaitu anjing.


Plt Kepala Bidang Peternakan di Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mempawah, Tika Nurhayati mengatakan, 1.000 hewan yang telah dilakukan vaksinasi rabies itu terdata dari tiga desa di dua kecamatan di Kabupaten Mempawah.

 

"Tiga desa yang sudah dilakukan vaksinasi rabies itu di Kecamatan Toho dan Kecamatan Anjongan. Kecamatan Sadaniang akan menyusul karena tiga kecamatan itu masuk dengan daerah perbatasan yang sangat rawan rabies," tegasnya, Selasa(24/9).


Dikatakan bahwa hewan-hewan yang rentan terkena rabies itu terdiri dari kera, anjing dan kucing.

 

"Tapi, anjing mendominasi vaksinasi rabies," katanya.


Dijelaskan bahwa cirri-ciri hewan terkena rabies di antaranya hewan tersebut sering mengeluarkan air liur, tanpa diprovokasi hewan tersebut langsung menyerang.


"Rabies ini sangat berbahaya dan harus cepat ditangani. Manusia yang terkena gigitan hewan yang rabies, jika tak cepat diberikan pertolongan oleh tenaga medis bisa meninggal," katanya.


Tika mengatakan, jemput bola vaksinasi di beberapa daerah yang rawan rabies agar Kabupaten Mempawah bisa bebas dari rabies, baik itu untuk hewan peliharaan maupun hewan liar.


"Virus ini satu di antara virus mematikan," katanya. (ben/bah)

 

Cegah Penyebaran


Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil beberapa waktu lalu mengatakan bahwa tujuan pemberian vaksinasi untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa rabies dapat dicegah penyebarannya antar daerah dan antar pulau.

 

Selain itu, membangun kesadaran bahwa rabies dapat dicegah penularannya secara signifikan melalui penerapan vaksinasi yang disiplin dan berkelanjutan di daerah asal.

“Salah satu kebijakan karantina hewan yang harus kami lakukan adalah mempertahankan status bebas dari penyakit pada suatu area. Dan untuk rabies, vaksinasi merupakan hal yang penting dilakukan dalam mencegah penyebaran dan penularannya," ujar Ali Jamil. (lip/bah)