Senin, 14 Oktober 2019


Dua Remaja Tersangkut Kriminal

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 63
Dua Remaja Tersangkut Kriminal

SIARAN PERS - Polres Mempawah menggelar siaran pers Operasi Panah Kapuas 2019 di halaman Polres Mempawah. Sejumlah pelaku kejahatan konvensional dihadirkan pada kegiatan itu.

MEMPAWAH, SP – Sejumlah 12 tersangka diringkus polisi dalam Operasi Panah Kapuas 2019 yang berlangsung 7-23 September 2019 di wilayah Polres Mempawah. Dua tersangka di antaranya merupakan remaja yang masih di bawah umur.


Operasi yang dilaksanakan selama 17 hari itu menitikberatkan pada beberapa kejahatan konvensional di antaranya pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian 

biasa (cubis) dan pencurian dengan pemberatan (curat).


"Ada dua tersangka di bawah umur yang diamankan. Satu di antaranya remaja putri yang melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah masjid di Kecamatan Pinyuh," ungkap Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi saat siaran pers di Halaman Mapolres Mempawah, Kamis (26/9) pukul 09.00 WIB.

 

Remaja berkelamin perempuan itu berhasil dibekuk berdasarkan hasil rekaman CCTV yang berada di wilayah masjid tersebut.


"Jika tak berdasarkan rekaman CCTV, mungkin kita tak percaya bahwa anak perempuan di bawah umur berani melakukan pencurian kendaraan di masjid," katanya.

 

Dari pengakuannya, kata Didik, remaja putri itu mencuri motor baru pertama kali. Pelaku hanya menghidupkan tombol switch on-off kendaraan dan bisa langsung digunakan.


"Tersangka di bawah umur tersebut tidak membawa kunci T ataupun alat lainnya. Pelaku menghidupkan kendaraan yang dicurinya dengan menghidupkan tombol switch on-off kendaraan saja," katanya.


Lebih jauh, dua remaja itu tidak dilakukan penahanan, namun proses hukumnya tetap berlanjut dan akan dilakukan diversi. Sedangkan proses hukum 10 tersangka lain berjalan.


"Yang dihadirkan hanya enam terngka. Tersangka lain masih di polsek-polsek yang menanganinya," katanya.

 

Didik mengimbau masyarakat agar menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan selalu waspada dalam kegiatan apapun. Kepada wanita agar tidak menggunakan perhiasan yang mencolok saat ke luar rumah.


"Karena hal itu bisa mengundang para pelaku. Sedangkan untuk menghindari korban curanmor, masyarakat diimbau gunakan pengamanan ganda pada kendaraannya," katanya. (ben/bah)


Sosialisasi Pencegahan

Tokoh Pemuda Mempawah, Mohlis Saka meminta polisi untuk terus menggalakkan penindakan kejahatan konvensional, meskipun di luar operasi panah.

 

“Kami sangat mengapresiasi kerja polisi. Namun, yang terpenting yaitu melakukan pencegahan kejahatan konvensional,” katanya.

 

“Masyarakat perlu disosialisasikan agar terhindar dari kejahatan konvensional. Sebab, tak jarang kejahatan itu timbul karena kelalaain masyarakat, seperti lupa mencabut kunci motor atau mengenakan perhiasan di luar rumah” pungkasnya. (ben/bah)