Selasa, 19 November 2019


Bina Keluarga Kelola Keuangan dan Produktif agar Mandiri

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 87
Bina Keluarga Kelola Keuangan dan Produktif agar Mandiri

PERTEMUAN – Dinas Sosial Kabupaten Mempawah menggelar pertemuan dengan para pendamping PKH, kemarin.

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) harus melaksanakan family development session (sesi penguatan keluarga), membina Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam mengelola keuangan keluarga untuk kesehatan, pendidikan, dan produktifitas keluarga.

Hal ini ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Sosial Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Kabupaten Mempawah, Heru, kemarin. 

"Dengan tugas itu, keluarga mampu mandiri, tidak bergantung kepada bantuan pemerintah lagi," katanya

Pendamping PKH tidak hanya bertugas mendata penggunaan bantuan dari PKH. Namun, dituntut professional dalam program penanggulangan kemiskinan. 

Disebutkan bahwa total tenaga pendamping PKH di Kabupaten Mempawah 41 orang. Jumlah itu terdiri atas koordinator kabupaten, operator dan pendamping PKH.

"Rinciannya satu orang koordinator kabupaten, dua operator dan 38 pendamping PKH," katanya. 

Ditanya tentang kemungkinan pendamping PKH yang mempunyai rangkap pekerjaan (double job) yang dilarung aturan, Heru menjawab tidak ada. 

Sebagaimana Peraturan Kementerian Sosial Nomor 249/LJS.JS/BLTB/07/2014 terkait Kriteria Rangkap Pekerjaan bagi Pegawai Kontrak Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) di Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, setiap pendamping PKH tidak diperbolehkan rangkap pekerjaan.

"Untuk pendamping PKH di Mempawah belum ditemukan ada yang double job. Tidak ditemukan pendamping PKH nyambi bekerja di bank, pabrik atau sebagai PNS. Itu tak diperbolehkan. Namun, jika pendamping PKH suka rela, gak apa-apa," katanya.

Namun, jika ditemukan pendamping PKH rangkap pekerjaan, maka akan diberikan sanksi.

"Kalau ada yang double job tentu akan diberikan sanksi, dari surat teguran tertulis atau diperintahkan harus memilih salah satu pekerjaan," katanya. 

Sementara Koordinator PKH Kabupaten Mempawah, Desy Susanty menegaskan belum ditemukan ada pendamping PKH di Mempawah  rangkap pekerjaan. (ruben/bah)