Sabtu, 18 Januari 2020


Ayah Memasak, Anak Tewas Tenggelam

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 61
Ayah Memasak, Anak Tewas Tenggelam

MENINGGAL - Bocah tujuh tahun, Andreas meninggal tenggelam di parit dekat rumahnya di Jalan Kebun Jeruk, Dusun Makmur RT 015 RW 006, Desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Rabu (11/12).

MEMPAWAH, SP - Bocah tujuh tahun, Andreas ditemukan meninggal di parit dekat rumahnya di Jalan Kebun Jeruk, Dusun Makmur RT 015 RW 006, Desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Rabu (11/12) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kapolsek Segedong, IPDA Supriyanto mengatakan, kejadian tersebut berawal setelah Andreas  pulang dari sekolah dijemput bapaknya, Then Hon Khiong (55). Sesampainnya di rumah, bapaknya langsung masuk ke rumah menuju dapur untuk memasak.

"Sementara korban langsung menuju ke jembatan dekat parit rumahnya untuk mandi yang merupakan rutinitas korban," katanya.

Setelah selesai memasak sekitar pukul 09.40 WIB, Then Hon Khiong langsung menuju ke gertak untuk mandi, namun tidak menemukan anaknya yang sedang mandi.

"Melihat anaknya tidak ada di parit, bapak korban langsung meminta bantuan kepada tetangga untuk membantu mencari anaknya. Sekitar 50 meter dari gertak mandi korban ditemukan tetangganya dengan kondisi sudah tak bernyawa," katanya.

Berdasarkan keterangan saksi, saat ditemukan arus air kuat dan korban tenggelam di dalam air dengan posisi telungkup dan tersangkut di bawah rerumputan yang tumbuh di parit tanpa menggunakan pakaian.

"Setelah ditemukan, korban langsung dibawa keluarga ke Puskesmas Rawat Jalan Purun Kecil untuk memastikan kondisi korban. Namun menurut petugas Puskesmas Rawat Jalan Purun Kecil, korban dinyatakan sudah meninggal," katanya.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seperti memar atau luka di sekujur tubuh Korban. Pihak keluarga langsung membawa pulang korban dengan menggunakan mobil ambulans Puskesmas Rawat Jalan Purun Kecil menuju ke Yayasan Karya Gotong Royong Desa Sui Purun Besar untuk disemayamkan dan akan langsung di kebumikan. (ben/bah)

Tingkatkan Kewaspadaan

Tokoh Pemuda Mempawah, Mohlis Saka meminta setiap orang tua meningkatkan kewaspadaan terhadap anaknya.

"Orang tua harus terus waspada, apalagi jika rumahnnya dekat dengan parit atau sungai," katanya.

Kewaspadaan itu semakin perlu ditingkatkan karena saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan, dimana air sungai maupun parit sudah sangat tinggi. 

"Sebagai orang tua, jangan lengah. Selalu mengawasi anak-anak kita," tegasnya. (ben/bah)