Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Berziarah ke Makam Sisingamangaraja XII

Nasional

Editor sutan Dibaca : 1136

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Berziarah ke Makam Sisingamangaraja XII
Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mendapat cendramata dari tokoh masyarakat Balige, Kabupaten Tobasa, berupa Tongkat Tunggal Panalu. (Humas MPR RI)
SUMUT, SP-  Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Oesman Sapta Odang (OSO) berziarah ke makam Sisingamangaraja XII. Makam Pahlawan Nasional yang gugur pada 17 Juni 1907 ini,  berlokasi di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara (Sumut).

Oesman tiba di makam pukul 09.00 WIB. Tampak mendampingi diantaranya Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Rizal Sirait, Pangdam I Bukit Barisan Lodewyk Pusung, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, serta Wakil Bupati Hulman Sitorus. Saat memasuki area makam,

Oesman diberi daun sirih untuk ditaruh pada sebuah pot pada makam Sisingamangaraja. Selanjutnya, Oesman meletakkan karangan bunga serta melakukan tabur bunga. Terdapat tiga makam. Makam dengan bentuk bangunan paling tinggi merupakan makam Sisingamangaraja XII.

Sementara di kanan dan kirinya adalah makam kedua putra Sisingamangaraja XII yang gugur bersama dengan beliau yakni Raja Patuan Anggi dan Raja Patuan Nagari. Di belakang bangunan tiga makam tersebut, terdapat bangunan makam lagi. Makam ini ialah makam istri, saudara, dan putri Sisingamangaraja bernama Lopian Br. Sinambela.

Oesman juga menebar bunga di makam ini. "Ini baru pertama kalinya saya ke makam Sisingamangaraja XII," kata OSO usai ziarah.

Sekadar diketahui, Sisingamangaraja XII ialah seorang raja di Negeri Toba, Sumut. Pejuang yang berperang melawan kolonial Belanda ini, diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia sejak 9 November 1961 berdasarkan Surat Keputusan Presiden No 590/1961. Singamangaraja XII meninggal,  dalam sebuah pertempuran dengan Belanda di pinggir bukit Aek Sibulbulen, Desa Si Onom Hudon, perbatasan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Dairi sekarang.

Setelah berziarah, Oesman dan rombongan menuju TB Center Silalahi dengan berjalan kaki. Museum ini didirikan pada 2008 dan diresmikan 2011 oleh Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Museum berisi warisan budaya Batak. Selanjutnya,

Oesman dan rombongan menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR di Pendopo Kantor Bupati Tobasa. Oesman akan menyampaikan pentingnya Empat Pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. (SP)

Komentar