Pagi Menjelang Aksi Demo 212, Polisi Tangkap 10 Tokoh

Nasional

Editor Soetana hasby Dibaca : 948

Pagi Menjelang Aksi Demo 212, Polisi Tangkap 10 Tokoh
SEPULUH TOKOH - Polda Metro Jaya, Jumat (2/12) pagi, mengamankan sepuluh tokoh, menjelang digelarnya aksi Demo 212 di Lapangan Monas Jakarta. (SP)
JAKARTA, SP – Kepolisian mengamankan sepuluh tokoh dari Hotel Sari Pan Pasific, dan lokasi lainnya, Jumat (2/12) pagi, menjelang aksi Bela Islam III, Demo 212, yang digelar ribuan umat Islam di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul membenarkan nama-nama ke sepuluh tokoh yang telah beredar di masyarakat itu. "Ada sepuluh nama. Yang tersebar itu benar,"  kata Martinus.

Rachmawati Soekarnoputri , Ahmad Dhani, Sri Bintang Pamungkas, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen, bekas Staf Ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (Purn) Adityawarman Thaha, Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, beserta Rizal Kobar, Jamran, dan Eko.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto menegaskan ke sepuluh orang yang diamankan terkait dugaan pemufakatan jahat. “Yang jelas, ini berkaitan pemufakatan jahat,” ujar Rikwanto.

Mengenai bukti pemufakatan jahat itu, Rikwanto menyatakan, masih didalami penyidik. "Jadi penyidik Polda Metro Jaya di sana (Mako Brimob)  melakukan pemeriksaan. Barang bukti sedang didalami di sana," ujar dia.

 Presiden Joko Widodo belum memberikan keterangan apapun tentang penangkapan sepuluh tokoh tersebut. "Tanyakan ke Kapolri," ujar Presiden kepada wartawan di kompleks Gelora Bung Karno.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara tentang penangkapan ke sepuluh tokoh, terutama Ahmad Dhani yang diusung Partai Gerindra di Pilkada Bekasi. “Ahmad Dhani saya kenal, memang gaya-gaya begitu,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Kantor DPP Gerindra.

Dia menegaskan, tuduhan pemufakatan jahat (makar), terlalu jauh disangkakan kepada ke sepuluh orang itu. "Saya tepo sliro (toleransi), marilah, kita ini satu keluarga. Kita cari titik pertemuan jangan titik perpecahan," ujar Prabowo sebagaimana dilansir detik.com. (has/bbs)