Selasa, 17 September 2019


Polda: Bupati Katingan dan FY Tidak Ditahan, Hanya Wajib Lapor

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 866
Polda: Bupati Katingan dan FY Tidak Ditahan,  Hanya Wajib Lapor

Ilustrasi (SP/Ist)

PALANGKARAYA, SP-  Anggota kepolisian berinisial SL, selaku pelapor sekaligus penggerebek perzinahan Bupati Katingan AY dengan FY mendatangi Mapolda Kalimantan Tengah untuk dimintai keterangan.  

"Kedua anak SL juga dimintai keterangan karena ikut serta dalam penggerebekan untuk membongkar perzinahan AY dan FY. Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan," kata Direktur Kriminal Umum Polda Kalteng Komisaris Besar Gusde Wardana, Jumat (6/1).

Berdasarkan pantauan di gedung Dirkrimum Polda Kalteng,  SL bersama dua anaknya dimintai keterangan hingga pukul 12.30 WIB. Usai memberikan keterangan, SL bersama dua anaknya langsung meninggalkan Mapolda Kalteng menggunakan mobil Toyota Avanza warna putih.

BERITA TERKAIT:


Gusde mengatakan AY maupun FY telah ditetapkan menjadi tersangka karena melanggar melanggar pasal 284 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan serta sejumlah alat bukti yang dikumpulkan.

"AY dan FY mengakui perbuatannya dan ada bukti sperma. Kita tetap akan melakukan pemeriksaan secara intensif. Tapi kita tidak melakukan penahanan dan hanya wajib lapor karena ancaman hukumannya sembilan bulan," paparnya.

Sementara,  mengenai hasil tes urine yang dilakukan Polda Kalteng bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Kamis (5/1), AY dan FY sama-sama negatif atau tidak terbukti menggunakan narkotika jenis apapun.

Gusde mengungkapkan kedua duanya mengaku telah menikah siri di Bogor, Jawa Barat. Namun sampai saat ini penyidik belum mendapatkan dan masih berupaya mengumpulkan bukti-buktinya. (sut/ant)

Baca Juga:
Cap Go Meh 2017 di Singkawang Dipastikan Tetap Meriah 
Jumlah TKI asal Kalbar Meningkat, 50 Persen Berpendidikan Rendah
2017, Kalbar Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Mencapai 5,5 Persen