Senin, 23 September 2019


AM Fatwa, Anggota DPD RI Meninggal Dunia

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 449
AM Fatwa, Anggota DPD RI Meninggal Dunia

AM FATWA WAFAT - Oesman Sapta Odang menyebut almarhum AM Fatwa adalah tokoh yang tulus, ikhlas dan pemberani. (CNN Indonesia)

OSO: Kita Kehilangan Sosok Petarung 


Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang menyatakan duka cita mendalam atas kepergian Andi Mappetahang Fatwa yang meninggal dunia pagi ini. DPD kata dia merasakan kehilangan sosok Fatwa.

SP - "Kami terus terang saja merasa kehilangan karena Pak AM Fatwa adalah seorang tokoh yang benar-benar tulus dan ikhlas dan pemberani. Dia adalah seorang petarung," kenang Oesman di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (14/12).

Begitu pula saat mengambil sebuah keputusan, Oesman menilai Fatwa merupakan sosok yang tegas.

"Termasuk Anda tahu sendiri kan, juga salah satu produksinya dia yang memutuskan sehingga saya menjadi Ketua DPD adalah almarhum Pak AM Fatwa," ucapnya.

OSO mengaku komunikasi terakhir dengan almarhum pada Rabu (13/12) malam, setelah Fatwa menjalani pengobatan di rumah sakit melalui sambungan telpon. OSO mengatakan, almarhum juga menitipkan pesan terakhir kepada senator asal Kalimantan Barat tersebut. 

"Yang mengatakan bahwa saya menitipkan keluarga saya. Tapi saya enggak terpikir apa arti dari titipan ini. Dan sulit ya mencari orang seperti AM Fatwa, ini sulit. Karena dia konsisten demgan sikapnya dan perjuangannya," kata dia.

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menggelar upacara penghormatan terakhir untuk anggota DPD, Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/12). 

Upacara penghormatan yang dimulai pukul 10.20 WIB itu dilakukan dengan penyerahan jenazah dari keluarga kepada negara, yang diterima langsung Ketua DPD Oesman Sapta Odang.

"Kami atas nama pimpinan DPD RI, MPR RI, DPR RI, dengan ini menerima jenazah almarhum Bapak Dr HC AM Fatwa untuk selanjutnya disemayamkan di Gedung Nusantara DPR, MPR, DPD RI," ucap Oesman. 

Keranda jenazah diantar masuk ke Gedung Nusantara untuk selanjutnya disemayamkan oleh sekitar enam anggota satuan pengamanan dalam (pamdal) DPR. Suasana duka menggelayuti ruangan. Tampak di belakang rombongan berjalan Oesman dan Ketua MPR Zulkifli Hasan menemani istri dan anak AM Fatwa.

Turut hadir dalam acara penghormatan Wakil Ketua DPD Darmayanti Lubis, Wakil Ketua MPR E.E. Mangindaan, Ketua MPR Zulkifli Hasan, pelaksana tugas Ketua DPR, Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, serta sejumlah anggota DPD dan DPR beserta staf.

“Saya, terutama keluarga dan semua anggota DPD RI dan MPR RI, mengucapkan turut berduka cita. Semoga arwahnya ditempatkan di sisi Allah SWT. Selamat jalan Pak Fatwa, amal dan baktimu akan kami kenang. Jasa dan namamu tidak akan lekang ditelan waktu," ucap Oesman.

Dalam upacara penghormatan, Oesman dan Zulkifli juga turut menandu keranda jenazah keluar dari Gedung Nusantara menuju mobil jenazah. Oesman beserta pimpinan DPD lainnya juga turut mengiringi jenazah menuju rumah duka.

AM Fatwa menghembuskan nafas terakhirnya Kamis pagi pukul 6.25 WIB, di Rumah Sakit MMC Jakarta. "Telah meninggal dunia ayahanda AM Fatwa pukul 6.25 WIB di rumah sakit MMC dalam usia 78 tahun. Mohon dibukakan pintu maaf dan mudah-mudahan ayah mendapat tempat terbaik di sisi Allah swt," ujar puteri almarhum, Dian Islamiati Fatwa.

Menurut keluarga, mendiang Fatwa menderita penyakit liver stadium 4. Jenazah AM Fatwa dimandikan di Rumah Sakit MMC, kemudian dibawa ke Gedung MPR/DPR/DPD RI untuk upacara penghormatan terakhir. Penerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra ini akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. (ant/rep/det/lis)