Presiden Lantik Empat Pejabat di Istana

Nasional

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 325

Presiden Lantik Empat Pejabat di Istana
LANTIK 4 PEJABAT - Presiden Joko Widodo melantik empat pejabat pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/1). Sejumlah menteri Kabinet Kerja menghadiri acara tersebut. (Setpres)
JAKARTA, SP - Presiden Joko Widodo melantik empat pejabat pemerintah yaitu Idrus Marham, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dan Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Menurut laporan Antara di Istana Negara Jakarta pada Rabu, Presiden Joko Widodo memasuki ruangan acara pelantikan pada pukul 09.10 WIB. Sejumlah menteri Kabinet Kerja menghadiri acara tersebut sejak pukul 08.30 WIB.

Presiden melantik politisi Partai Golkar Idrus Marham sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko dilantik oleh Presiden sebagai Kepala Staf Presiden menggantikan Teten Masduki.

Sementara itu, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Kemudian Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna dilantik menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Udara. Yuyu sebelumnya merupakan Wakil KSAU.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya untuk diangkat pada jabatan ini baik langsung maupun tidak langsung dengan lupa atau dalih apapun juga tidak memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun juga. Bahwa saya tidak akan menerima hadiah atau suatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang saya tahu atau patut dapat mengira bahwa ia mempunyai hal yang bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan saya. Bahwa saya akan setia menjunjung tinggi Sumpah Prajurit," demikian Presiden menuntun pengambilan sumpah jabatan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu.

Para pejabat yang diangkat juga telah menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Presiden dan disaksikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga menghadiri pelantikan itu. Para undangan yang hadir juga memberikan selamat dan menyalami para pejabat yang baru dilantik.

Presiden Joko Widodo menunjuk Jenderal (Purn) TNI Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki. Pasca pensiun dari Panglima TNI, Moeldoko juga menjabat sebagai wakil ketua Dewan Pembina Hanura.

Selain Moeldoko, Hanura sudah mendapat satu jatah kursi dari Wiranto yang menjabat Menko Polhukam. Masuknya Moeldoko di Kabinet pemerintahan Jokowi direspons positif elite Hanura.

"Juga menambah kursinya Hanura, Pak Moeldoko bagus dong, jadi di luar ada Pak Wiranto di Menko Polhukam. Di istana ada Pak Moeldoko," kata Oesman Sapta.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik sejumlah pejabat negara. Salah satunya mantan Kepala Staf TNI AD Jenderal (Purn) TNI Moeldoko menggantikan Teten Masduki sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Karir Moeldoko moncer dengan naik jabatan sebagai Panglima TNI era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pensiun dari karir militer, mantan Pangdam Siliwangi itu masuk ke dunia politik praktis. Ia menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Hanura pada 2016.

Di awal Kabinet Kerja, ada dua kader Hanura lain seperti Yuddy Chrisnandi dan Saleh Husin. Namun, keduanya sudah terkena reshuffle. Yuddy pernah menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Yuddy saat ini diplot sebagai Dubes RI untuk Ukraina merangkap Armenia dan Georgia. Sementara, Saleh Husin pernah jadi Menteri Perindustrian. (ant/viv/lis)