Kamis, 19 September 2019


Karnaval Budaya di Panggung Ekonomi Dunia

Editor:

Angga Haksoro

    |     Pembaca: 430
Karnaval Budaya di Panggung Ekonomi Dunia

Nusa Dua, SP - Presiden Joko Widodo membuka Karnaval Budaya Bali di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10). Karnaval tersebut digelar dalam rangka memeriahkan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia 2018.  

Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, keduanya kompak mengenakan busana adat Bali. Karnaval bertema “The Life and Economy of Bali” itu dibuka dengan ditandai pemukulan 'Okokan' alat musik tradisional Bali yang dimainkan oleh Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Bali I Wayan Koster dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.   

Dalam sambutannya, I Wayan Koster menyatakan bahwa tema yang diangkat dalam Karnaval Budaya Bali memiliki makna ritual siklus hidup masyarakat Hindu di Bali yang dimulai dari kelahiran hingga kematian.  

“Dalam memaknai dan ikut memeriahkan Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018, digelar karnaval budaya dengan menampilkan keragaman, kemegahan, dan keagungan budaya Bali. Karnaval dikemas dalam karya seni pertunjukan kolosal yang inovatif, atraktif, dan dinamis,” kata I Wayan Koster.  

Kehadiran Presiden dalam karnaval kali ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari Dewa Putu Beratha, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia penyelenggaraan Karnaval Budaya Bali.   

“Kehadiran Bapak Presiden merupakan sesuatu yang luar biasa karena akan memotivasi masyarakat Bali terutama seniman untuk tetap terus menjaga, memelihara, dan mengembangkan kebudayaan Bali,” kata Dewa Putu Beratha.   

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan ini Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya,  Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Staf Khusus Presiden Johan Budi. (*)