Naik Catwalk, Menteri Susi Donasi 10 Kapal Korban Gempa Sulteng

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 484

Naik Catwalk, Menteri Susi Donasi 10 Kapal Korban Gempa Sulteng
Foto: Kumparan
Jakarta, SP- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti tampil dalam acara Jakarta Fashion Week 2019, Selasa (23/10). Ini penampilan Menteri Susi kedua kali, yang sebelumnya juga tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) Maret lalu.  

Menteri Susi tampak tidak canggung berjalan di catwalk mengenakan baju rancangan maestro kebaya, Anne Avantie. Anne tahu betul bagaimana menampilkan karyanya dengan cara yang tidak biasa.  

Acara yang berlangsung di Fashion Tent Senayan City, Anne menampilkan pergelaran busana bertajuk ‘Badai Pasti Berlalu’. Pagelaran yang juga ditujukan untuk menggugah semangat bangkit warga korban gempa tsunami di Sulawesi Tengah.  

Jika pada IFW, Menteri Susi tampil anggun mengenakan kebaya dan hiasan sanggul, kali ini penampilannya lebih rock n roll dengan dress kain tenun membalut bustier berwarna hitam.  

Mengenakan headpiece berupa turban dan kacamata Aviator serta sepatu boots hitam dari bahan kulit, Menteri Susi muncul pada sesi penutup diiringi lagu Indonesia Jaya yang dibawakan oleh penyanyi Lea Simanjuntak.  

Undangan show sontak berteriak ketika Susi muncul dengan gayanya yang luwes dan santai. Tepuk tangan riuh menggema di seluruh ruangan.  

Penampilan Susi Pudjiastuti dalam show Anne Avantie bukan sekadar meramaikan show. Dia setuju naik panggung dengan syarat Anne Avantie mau mendonasikan 10 kapal untuk nelayan korban gempa Palu dan Donggala.  

“Bu Anne hubungi saya, pokoknya kalau dia mau kasih saya sepuluh kapal, saya mau jalan,” kata Susi di panggung runway ketika ditanya oleh presenter Indra Bekti dan Indy Barends, seperti dikutip dari Kumparan.  

Bencana Palu dan Donggala menginspirasi Anne Avantie untuk mengangkat tenun dalam gelarannya di JFW 2019. Donggala terkenal dengan kerajinan tenun yang indah.  

Sebagai menteri, Susi Pudjiastuti juga menorehkan prestasi mendongkrak produksi perikanan dalam negeri. Kebijakan Menteri Susi memberantas pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia mulai dirasakan manfaatnya oleh nelayan. 

Neraca perdagangan sektor perikanan untuk pertama kalinya berhasil menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Nilai tukar nelayan naik 5-7 persen. Nilai Tukar Usaha Pertanian naik 20 persen. “Neraca perdagangan kita untuk pertama kalinya menjadi nomor satu di Asia Tenggara khusus untuk perikanan,” kata Susi Pudjiastuti. (*)