Presiden Tinjau Posko Evakuasi Lion Air JT 610 di Tanjung Priok

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 342

Presiden Tinjau Posko Evakuasi Lion Air JT 610 di Tanjung Priok
Foto: Biro Pers Setpres
Jakarta, SP - Di luar agenda kepresidenan, Presiden Joko Widodo, Selasa (30/10) sore bertolak menuju posko evakuasi kecelakaan Lion Air JT 610 di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok.  

Tiba sekira pukul 16.07 WIB, Kepala Negara meninjau langsung hasil evakuasi yang dipusatkan di lokasi tersebut. Presiden didampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Marsdya TNI M Syaugi, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Soerjanto, dan Panglima Komando Armada I, Laksda TNI Yudo Margono.  

Presiden sempat melihat puing dan barang-barang yang diduga milik penumpang pesawat Lion Air tujuan Pangkal Pinang tersebut. Presiden juga sempat memberi semangat dan berkoordinasi dengan tim gabungan mengenai kondisi terkini pencarian badan pesawat, kotak hitam, dan para korban.  

Tim gabungan masih mengumpulkan sejumlah barang dan serpihan pesawat yang diserahkan kepada tim DVI Polri untuk keperluan identifikasi. Mengenai badan pesawat, Kepala BNPP mengatakan bahwa pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian.  

“Hingga sore ini kami belum berhasil menemukan badan pesawat. Kami masih terus mencari dengan mengerahkan puluhan kapal, pencarian dari udara, dan penyelaman di sekitar koordinat kontak terakhir pesawat,” kata M Syaugi dikutip dari siaran pers BNPP.  

Tim gabungan mengerahkan empat kapal yang dilengkapi peralatan deteksi bawah air di titik pertama lokasi pencarian. Sejumlah penyelam dari Basarnas Special Group, Kopaska, dan unit lain turut dikerahkan. Sementara di titik kedua, dikerahkan lebih dari 30 kapal dan helikopter untuk pencarian dari udara.  

Sebelumnya, Presiden mengunjungi  crisis center di Bandara Soekarno-Hatta untuk bertemu dengan sejumlah keluarga korban. Presiden memastikan bahwa tim gabungan akan bekerja 24 jam, terus melakukan pencarian badan pesawat yang sampai saat ini belum ditemukan.  

“Yang kita kerjakan sekarang ini adalah bekerja sekeras-kerasnya di lapangan. Agar badan pesawat dan korban-korban yang ada segera ditemukan,” kata Presiden. (*)