NU & Muhammadiyah Sepakat Jaga Toleransi di Tahun Politik

Nasional

Editor Angga Haksoro Dibaca : 321

NU & Muhammadiyah Sepakat Jaga Toleransi di Tahun Politik
Foto: cnnindonesia.com
Jakarta, SP – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar pertemuan, Rabu (31/10). Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan, menyikapi kondisi politik saat ini.

Dalam pertemuan yang dihadiri Ketua Umum PB NU, Said Aqil Siroj dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dihasilkan 4 poin kesepakatan yang bertujuan menjaga kedaulatan dan kemajuan bangsa.

Kedua ormas keagamaan terbesar Indonesia itu sepakat berkomitmen kuat menegakan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Serta menguatkan serta memperluas kebersamaan dengan seluruh komponen bangsa dalam meneguhkan integrasi nasional.     

Mendukung sistem demokrasi dan proses demokratisasi sebagai mekanisme politik kenegaraan dan seleksi kepemimpinan nasional yang dilaksanakan dengan profesional, konstitusional, adil, jujur dan beradab.

Meningkatkan komunikasi dan kerja sama yang konstruktif untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun masyarakat yang makmur baik spiriritual mupun material, serta peran politik kebangsaan melalui program pendidikan, ekonomi, kebudayaan, dan bidang strategis lainnya.

Muhammadiyah dan NU menyerukan pada tahun politik ini semua pihak agar mengedepankan kearifan, kedamaian, toleransi, dan kebersamaan di tengah perbedaan pilihan politik. Hindari sikap saling bermusuhan dan saling menjatuhkan yang dapat merugikan kehidupan bersama.