Minggu, 20 Oktober 2019


5 Desa di Sukabumi Terdampak Banjir dan Longsor

Editor:

Angga Haksoro

    |     Pembaca: 502
5 Desa di Sukabumi Terdampak Banjir dan Longsor

Sukabumi, SP - Sejumlah wilayah di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa  Barat dilanda banjir dan longsor. Puluhan rumah di 5 desa terkena dampak banjir dan longsor.  

Banjir terjadi di Desa Tenjoayu dan Sindang Palay, Kecamatan Cicurug. Sebanyak 25 terendam banjir di Desa Tenjoayu, akibat meluapnya sungai Cibeber.  

Sekretaris Desa Tenjoayu, Hendra mengatakan tinggi air di RT 4 RW 4 mencapai satu meter lebih. “Setinggi dada orang dewasa,” kata Hendra, Minggu (11/11).  

Luapan Kali Cibeber juga berdampak terhadap pemukiman di Desa Sindang Palay. Sebanyak 12 rumah warga di Kampung Sindang Palay RT 7 RW 6 terendam banjir.  

Luapan Kali Cibeber juga merendam tujuh rumah dan dua tempat ibadah di Kelurahan Cicurug. Empat rumah dan satu musala dj Kampung Pamoyanan RT 4 RW 4, serta satu masjid dan tiga rumah tinggal di Kampung Lebaksari RT 4 RW 8.  

Kemudian di Desa Purwasari, terdapat dua titik longsor. Yakni di Kampung Pacantilan RT 1 RW 8, longsor tebing setinggi  20 meter dengan panjang 10 meter. Longsoran material tanah menyebabkan akses jalan lingkungan terputus.  

Wilayah lain yang terdampak longsor berada di Desa Benda dan Desa Kutajaya. Di Desa Benda, longsor menutup akses jalan lingkungan sepanjang 6 meter dengan tingggi dua meter, tepatnya di Kampung Bangkong Reang RT 1 RW 4.    Longsor juga mengakibatkan satu rumah terdampak. Satu rumpun bambu yang terbawa longsor menutup saluran Kali Cibeber.  

Selanjutnya di Desa Kutajaya, longsor mengakibatkan akses jalan lingkungan sepanjang 20 meter dan tinggi 4 meter terputus. Lokasinya di Kampung Pasir Tengah RT 1 RW 3.  

Longsor di Desa Kutajaya juga berdampak terhadap Tembok Penahan Tebing (TPT) akses jalan kabupaten di Kampung Pasir Kalapa RT 1 RW 6.  Panjang longsoran mencapai 10 meter, dan tinggi 3 meter. (*)