Senin, 23 September 2019


Personel dan Kru Band Seventeen Jadi Korban Tsunami di Anyer

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 487
Personel dan Kru Band Seventeen Jadi Korban Tsunami di Anyer

Vokalis Seventeen, Ifan

JAKARTA,  SP - Manajemen band Seventeen telah memberikan pernyataan terkait personelnya yang mengisi acara saat Employee Gathering PLN UIT JB di Tanjung Lesung Beach Resort, Sabtu (22/12) pukul 21.00 WIB. 

Tsunami menerjang saat Seventeen melantunkan lagu kedua menghibur penonton.

"Air pasang naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi. Sayangnya saat arusnya surut, anggota kami ada yang bisa menyelamatkan diri, sementara sebagian tidak menemukan tempat berpegangan. Posisi panggung tepat membelakangi laut," begitu keterangan rilis manajemen Seventeen, Minggu (23/12). 

Tim manajemen Seventeen membenarkan, Bassist Seventeen Bani dan Road Manajer Seventeen, Oki, telah meninggal dunia.

"Keterlibatan kami dalam acara gathering perusahaan PLN di Tanjung Lesung mengalami bencana alam. Pada 22 Desember sekitar pukul 21.30 WIB. Air pasang menyapu bersih panggung yang letaknya sangat berdekatan dengan laut. Dari bencana tersebut kami harus kehilangan orang-orang tercinta. Pemain bass kami M Awal Purbani yang biasa disapa Bani juga Road Manajer Oki Wijaya menghembuskan nafas terakhirnya," kata dia.

Korban bencana terpencar di klinik-klinik dalam radius dua hingga tiga kilometer dari lokasi kejadian.

"Sejak semalam tim SAR sudah diturunkan. Dan tim kami yang selamat belum bisa ke mana-mana karena minimnya transportasi," kata tim manajemen tersebut.

Adapun personel yang belum ditemukan yaitu Herman Sikumbang (gitaris), Andi Windu Darmawan (drum), Ujang (kru) dan Dylan Sahara (istri) Ifan vokalis Seventeen).

"Kehilangan Bani dan road manager kami Oki. Andi, ujang (kru) sama Herman belum ditemukan. Doakan juga semoga Dylan istri saya cepat ditemukan. Alhamdulillah yang lain selain itu sudah ditemukan walaupun dalam kondisi luka-luka. Kita ikhlas,” kata Irfan. (*)