Senin, 23 September 2019


Muslimat NU Ingin Pemilu 2019 Damai

Editor:

Admin

    |     Pembaca: 876
Muslimat NU Ingin Pemilu 2019 Damai

Harla Muslimat NU di GBK Jakarta. (antara)

JAKARTA, SP - Sejumlah orang dan pengurus Muslimat NU di sela-sela acara Hari Lahir ke-73 Muslimat NU mengutarakan harapannya agar penyelenggaraan Pemilu 2019, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden, berjalan lancar.

"Agar pemilu berjalan dengan damai dan tentram," kata seorang Muslimat NU, Elvy (47), kepada Antara di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (27/1).

Menurut anggota Muslimat NU yang berasal dari Madiun, Jawa Timur itu, diharapkan juga bahwa meski berbeda pilihan tetapi antarwarga juga bisa untuk saling menghormati pilihan masing-masing.

Senada, anggota Banser, Sugiono (45), yang mengawal rombongan Muslimat NU juga mengutarakan harapannya agar pemilu dapat berjalan dengan lancar.

Acara Harlah ke-73 Muslimat NU yang diperingati di GBK, Jakarta, rencananya akan dihadiri hingga sekitar 100.000 orang.

Berdasarkan informasi dari panitia, hingga berita ini diturunkan sudah hadir hingga sekitar 70.000 orang, dan masih ada yang akan berdatangan pada Ahad paginya.

Sebelumnya di tempat terpisah, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan berbagai pihak bahwa bila Pemilu 2019 berjalan dengan damai dan lancar maka sangat berarti dalam semakin membuat perekonomian nasional menjadi kondusif.
    
"Pilpres dan Pileg 2019 yang damai diyakini akan memberi kontribusi signifikan bagi ketahanan dan perkembangan perekonomian nasional," kata Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulisnya.
    
Menurut dia, hal tersebut sangat esensial khususnya ketika Republik Indonesia juga dinilai tidak luput dari ancaman akibat ketidakpastian atau gejolak perekonomian global.
    
Politisi Golkar itu mengingatkan, ketidakpastian perekonomian global tahun ini tetap berpotensi menghadirkan dampak negatif bagi perekonomian nasional.
    
"Untuk memelihara sekaligus menjaga suasana kondusif, semua kekuatan politik di dalam negeri diimbau untuk lebih menahan diri," katanya. (ant)