Banjir di Jawa Timur, Kabupaten Madiun Alami Dampak Terparah

Nasional

Editor Admin Dibaca : 149

Banjir di Jawa Timur, Kabupaten Madiun Alami Dampak Terparah
Banjir di 15 kabupaten di Jawa Timur
JAWA TIMUR, SP - Banjir melanda 15 kabupaten di Jawa Timur (Jatim), sejak Rabu (6/3) malam. Sejumlah sungai dan drainase tidak mampu mengalirkan aliran permukaan. Efeknya, banjir merendam banyak tempat. 

Berdasar data sementara, banjir menyebabkan lebih dari 12.495 kepala keluara (KK) terdampak. 15 kabupaten itu meliputi Madiun, Nganjuk, Ngawi, Magetan, Sidoarjo, Kediri, Bojonegoro, Tuban, Probolinggo, Gresik, Pacitan, Tranggalek, Ponorogo, Lamongan, dan Blitar. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sebagian masyarakat mengungsi ke tempat lebih aman. Daerah paling parah diterjang banjir Kabupaten Madiun.

”Sebanyak 39 desa, 8 kecamatan Kabupaten Madiun terendam banjir sehingga menyebabkan 4.317 KK atau 17.268 jiwa terdampak banjir,” ujar Sutopo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (7/3).

”Untuk Kabupaten Ngawi 4.490 KK, Nganjuk 456 KK, Sidoarjo 498 KK, Tuban 620 KK, Blitar 240 KK, Probolinggo satu orang meninggal dunia,” tambahnya. 

BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, Tagana, relawan, dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat.

”Evakuasi, pemberian bantuan permakanan, pendirian tenda dan lainnya masih dilakukan. Pendataan dampak banjir masih dilakukan BPBD,” kata Sutopo. 

Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpelunag terjadi di beberapa wilayah di Jawa, Bali, NTB, NTT Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Papua Barat. (ind/*)