Wartawan Suara Pemred Raih Prestasi di Kasau Award 2019

Nasional

Editor Admin Dibaca : 256

Wartawan Suara Pemred Raih Prestasi di Kasau Award 2019
PENGHARGAAN - Wartawan Suara Pemred Kalbar, Soryadi (Bob) meraih juara pertama lomba karya jurnalistik Kasau Award 2019 di Jakarta, Selasa (9/4).
Angkat Kiprah Denhanud 473 Lanud Supadio Kubu Raya


Wartawan Harian Suara Pemred Kalbar, Soryadi atau yang dikenal Bob, menjadi juara pertama dalam Lomba Penulisan Jurnalistik Kasau Award dengan kategori Operasional dan Taktis

Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Yuyu Sutisna di acara Malam Resepsi HUT TNI AU ke 73 Tahun 2019, di Puri Ardhya Garini Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (9/4) kemarin. 

Ia mengangkat kisah perjuangan dan kemampuan para prajurit TNI Lanud Supadio Kubu Raya dalam sebuah artikel berjudulkan "Kiprah Denhanud 473 Paskhas Jaga Kedaulatan Bumi Khatulistiwa" yang dirilis di Suara Pemred Kalbar pada Selasa (12/3) lalu.  

Dalam artikelnya, Bob mengisahkan kehebatan Detasemen Pertahanan Udara Nasional (Denhanud) TNI AU. Satu di antaranya adalah Denhanud 473 Paskhas Kuntawijayandanu. 

Denhanud 473 yang juga dikenal dengan nama Panah Khatulistiwa ini, bermarkas di Lanud Supadio, Kubu Raya.

Secara khusus, Denhanud 473 yang diperkuat oleh 100 personel, memiliki kemampuan melaksanakan Operasi Pertahanan Udara (Hanud), Operasi Perebutan dan Pengendalia Pangkalan Udara (OP3U), Operasi Search And Resque (SAR), dan Operasi Anti Teror Terbatas.

"Satuan elit ini, memiliki empat kemampuan pertahanan serangan udara. Poin ini jadi satu di antara hal yang menarik untuk diangkat dan dipublikasikan," ungkapnya. 

Selain itu, Denhanud 473 Panah Khatulistiwa juga menjadi satu di antara tiga Denhanud lainnya di Indonesia yang dibekali dengan senjata Penangkis Serangan Udara (PSU) tercanggih di dunia saat ini. 

"Saya juga tertarik untuk mengangkat senjata yang dimiliki Denhanud 473 Panah Khatulistiwa Kuntawijayandanu Lanud Supadio, di antaranya Oerlikon Skyshield MK2," kata Bob. 

Diketahui, Oerlikon merupakan senjata pertahanan udara buatan Rheinmetall Air Defance (RAD) Swiss pada 2014, diklaim sebagai senjata PSU tercanggih di dunia. 

Sisi human interest dari prajurit Denhanud 473 Panah Khatulistiwa Kuntawijayandanu Lanud Supadio juga tak luput diangkat. 

"Sebagai bagian dari prajurit yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian, Denhanud 473 selalu meraih posisi utama dalam aksi kemanusian," tuturnya. 

Tiga faktor tersebutlah, mendorong Bob untuk ikut serta dalam lomba yang diadakan TNI AU. 

"Alhamdulillah menang," ucapnya. 

Hadir dalam malam penganugerahan Kasau Award, Komandan Pangkalan TNI (Danlanud) Supadio Kubu Raya, Marsekal Pertama TNI Palito Sitorus mengaku bangga dan mengapresiasi dengan keikutsertaan jurnalis dari Kalimantan Barat, terlebih menjadi juara pertama. 

"Saya ucapkan selamat dan terima kasih telah menjadikan Lanud Supadio Kubu Raya sebagai objek karya tulis," ucap Danlanud. 

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengatakan, Kasau Award 2019 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan HUT TNI AU ke 73.

"Kasau Award sudah digelar dua kali. Pertama pada tahun 2017 dan tahun ini merupakan yang kedua kalinya," terang Kasau. 

Pada dasarnya, Kasau Award merupakan penghargaan kepada insan pers atau para jurnalis di Indonesia yang sudah berkontribusi besar, dalam mempublikasikan sepak terjang TNI AU. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada jurnalis yang sudah ambil bagian. Dan, selamat kepada para pemenang Kasau Award 2019," ucapnya. 

Hadir dalam Malam Resepsi Peringatan HUT TNI AU ke 73 Tahun 2019, di antaranya Presiden Republik Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan para perwira tinggi dan menengah TNI AU. (*)