Rumah Menteri Basuki Turut Digusur untuk Tol

Nasional

Editor elgiants Dibaca : 62

Rumah Menteri Basuki Turut Digusur untuk Tol
MELINTAS - Warga melintas di depan bangunan yang telah dibongkar di Jalan D.I. Panjaitan (By Pass) yang digunakan untuk lanjutan proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Rawa Bunga, Jakarta Timur, Sabtu (16/2).
Bisa jadi hal ini yang pertama dalam sejarah, rumah seorang menteri yang giat membangun infrastruktur, turut jadi korban pembangunan.

Proyek pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) akan dilanjutkan hingga kawasan Tambun, Bekasi Timur. Lokasi kediaman Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono yang terletak di dekat area pembangunan pun akan digusur.

Kediaman Basuki sendiri terletak di Perumahan Pengairan Rawa Semut, Bekasi Timur. Dia menerangkan, rumahnya berada di tengah dua proyek infrastruktur besar, yakni tol Becakayu dan tol Jakarta-Cikampek (Japek) elevated.

Jalur tol Becakayu sampai kawasan Tambun sendiri akan dibangun melewati saluran Kalimalang. Untuk konstruksi tol Becakayu akan menggunakan tepi saluran tol Japek Elevated. 

Sehingga, diperlukan jarak sepanjang 24,7 meter dari tepi saluran tol Japek Elevated ke saluran Kalimalang. Sedangkan, rumah Basuki berjarak 15 meter dari saluran Kalimalang. Untuk itu diperlukannya penggusuran secara keseluruhan terhadap kediamannya.

"Rutenya itu lewat Kalimalang karena memang konstruksinya pakai pinggir saluran elevated. Yang dibutuhkan dari tepi tol ke right of way (row)nya itu 24,7 meter. Rumah saya dari saluran Kalimalang, pagarnya, cuma 15 meter. Jadi ya kena semua," jelas Basuki usai menghadiri rapat koordinasi pemindahan ibu kota negara bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Rabu (15/5).

Namun, sejauh ini Basuki belum mengetahui waktu penggusuran dan biaya ganti rugi dari pemerintah atas rumahnya.
"Belum tahu, baru sosialisasi mereka," kata Basuki.

Basuki sendiri sempat membeberkan hal ini pada Desember 2018 lalu. Saat bicara soal penyediaan rumah untuk generasi milenial, Basuki mengaku rumahnya terkena dampak proyek tol Becakayu. Basuki juga mengatakan pertama kalinya dalam sejarah rumah menteri akan digusur. 

"Baru kali ini dalam sejarah rumah menteri mau digusur, tapi saya bilang (jalur tolnya) jangan dibelokkan, biar saja biar saya tunggu ganti ruginya," katanya.

Kenyataan ini pun membuat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD memuji Menteri Basuki. Karena keikhlasannya mengorbankan rumahnya untuk proyek jalan tol. Lewat cuitan di Twitter, Mahfud MD membandingkan sikap Basuki dengan pejabat daerah yang melakukan hal berbeda.

"Menarik, rumah pribadi Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono di Bekasi akan digusur untuk proyek jalan tol. Padahal dialah yang menjadi pimpinan pembuatan jalan. Dulu diberitakan ada pejabat daerah yang membelokkan rencana jalan tol agar tak melewati tanah pribadinya. Hormat untuk Pak Basuki," cuit Mahfud lewat akun twitter @mohmahfudmd, Rabu (15/5). (det/bls)