Dunia Ucapkan Selamat Pada Jokowi

Nasional

Editor elgiants Dibaca : 2496

Dunia Ucapkan Selamat Pada Jokowi
Ilustrasi
JAKARTA, SP – Sejumlah pimpinan tertinggi negara tetangga mengucapkan selamat kepada Joko Widodo yang memenangi Pilpres 2019. Ucapan selamat itu diberi melalui media sosial, surat dan telepon langsung. Di dalam negeri, beberapa ketua partai dari koalisi lawan pun melakukan hal sama.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengucapkan selamat kepada Joko Widodo yang memenangkan Pemilihan Presiden 2019 dan terpilih kembali sebagai presiden Republik Indonesia. Dia yakin hubungan dekat antara Indonesia dan Turki yang bersahabat dan kemitraan strategis antara kedua negara akan semakin diperkuat selama masa jabatan Presiden Joko Widodo di periode kedua.

“Selamat kepada Joko Widodo yang memenangkan Pemilihan Presiden 2019 dan terpilih kembali sebagai presiden Republik Indonesia,” jelas Kedutaan Besar Turki di Indonesia, Rabu (22/5).

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo untuk mengucapkan selamat atas kesuksesan pemilihan umum 2019. Dalam surat Trump yang diterima Kedutaan besar RI di Washington, Presiden AS ke-45 itu memuji Indonesia yang dia anggap patut dijadikan contoh negara demokrasi.

"Saya ucapkan selamat kepada Anda dan rakyat Indonesia atas pelaksanaan Pemilu yang berlangsung bebas, adil, dan damai, serta untuk pertama kalinya, pelaksanaan pemilihan legislatif dan presiden dilaksanakan pada saat bersamaan," bunyi surat Trump kepada Jokowi, Rabu(22/5).

Dalam suratnya, Trump juga menyoroti perkembangan demokrasi di Indonesia dalam waktu 20 tahun terakhir, terutama soal partisipasi Pemilu tahun ini yang mencapai 80 persen.

"Saya mengetahui bahwa tingkat partisipasi pemilih tahun ini yang mencapai  80 persen merupakan yang paling tinggi. Indonesia patut menjadi contoh bagi bangsa-bangsa lainnya di dunia" ujar Trump.

Terkait relasi bilateral, Trump juga menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia-AS. AS dan Indonesia merupakan dua negara demokratis terdepan di dunia yang memiliki ‘kesamaan’ dalam memandang isu di kawasan. 

"Saya berkomitmen meningkatkan hubungan kerja sama kita (AS-Indonesia) untuk meraih potensi yang sangat besar dalam hubungan dua negara demokrasi ini."

Sementara Presiden Rusia, Vladimir Putin menyurati Jokowi sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi pleno Pemilu.

"Kemarin, Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan ucapan selamatnya kepada Presiden Jokowi," ucap Atase Pers Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Denis.

Surat ucapan itu dikirim melalui Kedubes Rusia di Jakarta. Sebagaimana AS, Rusia ingin memperkuat hubungan di periode kedua Jokowi.

"Itu dikirimkan melalui kedubes. Lalu, kami mengirimkan nota resmi ke Kementerian Luar Negeri RI," katanya.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison, yang juga baru terpilih kembali lewat Pemilu akhir pekan lalu, merupakan salah satu pemimpin pertama di dunia yang menyampaikan ucapan selamat kepada Joko Widodo. Dia menyebut Indonesia sebagai ‘salah satu hubungan strategis yang paling penting bagi Australia’. Australia pun ingin memperdalam hubungan dengan Indonesia pada seluruh kepentingan bersama.

Pemimpin dunia lain yang juga menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi adalah Perdana Menteri India, Narenda Modi. 

“Selamat yang sebesar-besarnya kepada @Jokowi atas terpilihnya Anda kembali! Sebagai dua negara demokrasi besar, kami bangga atas keberhasilan perayaan demokrasi. Kami berharap Anda dan rakyat Indonesia semua sukses di bawah kepemimpinan dinamis Anda,” tulisnya lewat akun Twitter.

Ditambahkannya, “Saat kita menandai tujuh dekade hubungan diplomatik kita, saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk semakin memperdalam kemitraan strategis komprehensif bilateral kita.”

Narenda Modi juga sedang menantikan hasil Pemilu minggu lalu, yang akan diumumkan Kamis mendatang (23/5). Sejumlah exit poll menunjukkan Partai Hindu Bharatiya Janata pimpinan Modi akan menang, tetapi belum ada kepastian apakah partai itu dapat menguasai kursi mayoritas.

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad adalah pemimpin lain yang juga ikut menyampaikan ucapan selamat. 
“Tahniah kepada Bapak @Jokowi atas kemenangan secara resmi sebagai Presiden Republik Indonesia. Saya berharap kerjasama antara dua negara akan semakin erat selepas ini,” cuitnya di Twitter.

Sedang dua pemimpin Singapura secara khusus menyampaikan ucapan selamat lewat surat.

“Kemenangan yang meyakinkan adalah bukti kepercayaan dan keyakinan rakyat Indonesia atas kepemimpinan Anda,” kata Presiden Singapura, Halimah Yacob.

Halimah menggarisbawahi keyakinannya bahwa landasan kuat yang dibangun Jokowi pada masa jabatan pertama akan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua orang Indonesia. Secara khusus dia menyoroti hubungan Singapura dan Indonesia yang sangat baik, yang dibangun atas dasar saling menghormati dan kerja sama.

“Saya yakin hubungan kedua negara akan terus menguat di tahun-tahun mendatang.”

Sementara Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, dalam suratnya, mengatakan, “mandat kuat yang Anda terima mencerminkan kepercayaan warga Indonesia atas kepemimpinan dan visi Anda meningkatkan kehidupan seluruh warga Indonesia.”

Putra Bapak Singapura, Lee Kuan Yew itu merujuk pada pulihnya secara signifikan hubungan kedua negara pada masa jabatan pertama Jokowi. 

“Kita bekerja sama erat dalam banyak bidang, termasuk perdagangan dan investasi, ekonomi digital, peningkatan keahlian, pariwisata, pertahanan dan keamanan.”

Lee Hsien Loong menegaskan bahwa hubungan kedua negara kini sangat baik.
“Saya menantikan bekerja sama erat dengan Anda untuk membangun apa yang sudah kita capai dan menjelajahi kesempatan kerjasama baru demi rakyat kita.”

Di dalam negeri, Komandan Kogasma Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Jokowi, Rabu siang. Dia bercerita bagaimana ayahnya yang juga Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan selamat atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Selain lewat video di Youtube, SBY pun menelepon Jokowi.

"Telah disampaikan langsung Bapak SBY tadi malam melalui telepon dan ada video statement yang masyarakat sudah menyaksikannya bahwa ada kelegaan di hati Bapak SBY dan kita semua, bahwa kita kemarin dengarkan langsung bahwa ada itikad semangat agar semua pihak dapat menjaga suasana pascapengumuman dengan tenang damai," tuturnya.

Soal situasi politik yang terjadi pascapengumuman rekapitulasi Pemilu 2019, AHY mengingat soal persatuan bangsa yang harus dikedepankan. Seluruh rakyat Indonesia diajak bersatu dan tidak terprovokasi yang dapat menyebabkan perpecahan.

"Jangan sampai akibat kontestasi politik yang keras, negara terbelah dalam dua kubu yang tidak bertemu kembali. Kita sesama anak bangsa yang cinta rasa aman damai. Kita punya tujuan sama untuk wujudkan Indonesia makin baik adil sejahtera dan menjadi rumah besar untuk kita semua. Hari ini sampai kapan pun," ujar AHY. (ant/bbc/det/voa/bls)