Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kericuhan Ibu Kota

Nasional

Editor elgiants Dibaca : 82

Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kericuhan Ibu Kota
BARIS – Personel kepolisian berjalan keluar dari barisan barikade saat kericuhan Aksi 22 Mei yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5) malam.
JAKARTA, SP - Polda Metro Jaya menetapkan 257 tersangka yang terlibat aksi kericuhan 21-22 Mei pada tiga daerah berbeda di Jakarta.

"Para tersangka diamankan petugas di daerah Gambir, Bawaslu, dan Petamburan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (22/5) malam.

Dari tangan pelaku pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti seperti HP, cerulit, petasan dan mercon. Polisi mengungkapkan bahwa kericuhan yang terjadi pada aksi 22 Mei di beberapa lokasi di Jakarta, sengaja direncanakan oleh para pelaku yang telah diamankan.

"Para perusuh ini disuruh atau sudah di-setting," katanya.

Para pelaku, kebanyakan berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat yang telah merencanakan aksi membuat kericuhan di Jakarta.

"Para tersangka ini kebanyakan dari luar Jakarta, dari Jawa Barat kemudian datang ke Mesjid Sunda Kelapa, ketemu beberapa orang di sana kemudian sedang kita cari siapa orang yang ditemui," ujar Argo.

Setelah berkumpul, para pelaku kemudian bergerak menuju asrama Brimob Petamburan dan melancarkan kericuhan di sana. Terkait hal ini, polisi juga sudah memiliki barang bukti rekaman.

"Kemudian merencanakan menyerang asrama polisi di Petamburan. Ada barang buktinya ada rekamannya, ini sudah di-setting melakukan penyerangan ke polisi," ujarnya.

Para tersangka kericuhan aksi 22 Mei di beberapa lokasi di Jakarta yang kebanyakan adalah pengangguran dan berasal dari luar ibu kota.

"Pelaku juga tatoan, ini sampel aja salah satunya. Juga perlu disampaikan mayoritas tidak bekerja dan dari luar Jakarta," katanya.
Para pelaku memang sengaja ingin berbuat kericuhan dengan menyerang sejumlah lokasi di Jakarta, seperti salah satunya asrama Brimob Petamburan.

"Di Petamburan ada batu, busur, dan sudah tertata di pinggir jalan. Jadi, massa datang sudah siap. Kita sedang cari siapa yang siapkan barang tersebut," ujarnya.

Argo menambahkan, massa yang datang ke Petamburan memang sengaja mengincar asrama Brimob.

"Sedang kita cek.  Tadi sudah dijelaskan bahwa massa yang datang langsung merusak ke asrama dan bukan bagian dari sasaran unjuk rasa," kata Argo. (ant/bls)