Kamis, 19 September 2019


OSO Dukung Kerja Sama Investasi Kazakhstan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 167
OSO Dukung Kerja Sama Investasi Kazakhstan

TERIMA - Ketua DPD Oesman Sapta Odang (kanan) menerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Republik Indonesia Daniyar Sarekenov (kiri) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/8).

JAKARTA, SP - Ketua DPD RI Oesman Sapta menyambut baik keingingan Kazakhstan untuk kerja sama dalam bentuk investasi di Indonesia bidang ekonomi. Kerja sama tersebut tentunya akan berdampak positif bagi kedua negara. Menurutnya, kerja sama yang ditawarkan seperti pertanian dan industri. 

“Kami menyambut baik investasi dari luar terutama dari Kazakhstan. Kita akan mulai kembali dunia perdagangan antara Indonesia dan Kazakhstan,” kata Oesman Sapta, saat menerima kunjungan dari Duta Besar Kazakhstan di Nusantara III Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (19/8).

Oesman Sapta mengatakan, Kazakhstan mempunyai cadangan minyak yang begitu besar. Ke depan, Indonesia juga akan saling bekerja sama dan menguntungkan dengan Kazakhstan.

“Itu sebabnya kita harus secara ‘continue’ untuk membina hubungan ini. Bahkan melalui pembicaraan-pembicaraan yang penting lagi,” jelasnya.

Senator asal Kalimantan Barat itu juga menjelaskan bahwa DPD RI siap membantu kerja sama ini agar bisa berjalan sebagaimana mestinya. 

“Untuk itu apa yang diperlukan bisa diberitahu kepada kami. Kita akan bantu kerja sama ini,” tuturnya.

Sementara itu, Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, Daniyar Sarekenov mengatakan Kazakhstan merupakan negara baru yang sebentar lagi akan merayakan ulang tahun yang ke-20. Sejak merdeka, Kazakhstan selalu membangun hubungan baik dengan negara tetangga.

“Kami akan bekerja sama dengan Rusia, China, dan negara timur tengah. Kami juga telah bekerja sama dengan negara-negara di Eropa. Tentunya kami sangat memperhatikan kerja sama di Asia terutama Indonesia,” kata Daniyar.

Menurut Daniyar, Indonesia merupakan partner utama di Asia Tenggara. Kazakhstan yang merupakan negara terluas di Asia Tengah, serta Indonesia negara terbesar di Asia Tenggara maka dirinya percaya kerja sama kedua negara ini akan menguntungkan.

“Kita bisa kerja sama yang menguntungkan di berbagai bidang ekonomi seperti pertanian dan industri,” paparnya.

Selain itu, Kazakhstan yang juga anggota Eurasia akan dilalui Jalur Sutra. Maka produk-produk Indonesia terbuka, bukan hanya di Kazakhstan melainkan di China dan negara Eropa.

“Dengan adanya Jalur Sutra yang melalui Kazakhstan. Maka akan memudahkan bagi Indonesia untuk meng-import produknya ke China dan Eropa,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI Oesman Sapta didampingi oleh Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur Ahmad Nawardi, Anggota DPD RI Provinsi Nusa Tenggara Timur Adrianus Garu, dan Sekretaris Jenderal DPD RI Reydonnyzar Moenek. (jur/bls)